Minggu, 21 Jun 2026 00:23 WIB

Pengendali Peredaran Sabu Hijau di Surabaya itu Seorang Residivis

Gelar ungkap kasus peredaran sabu hijau oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Selasa (30/6/2020)
Gelar ungkap kasus peredaran sabu hijau oleh Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Selasa (30/6/2020)

jatimnow.com - Satresnarkoba Polrestabes Surabaya terus mengembangkan sindikat pengedar sabu warga hijau yang berhasil dibongkar. Tim Unit Idik I terus melacak keberadaan sang bandar maupun produsen sabu jenis baru tersebut.

Dalam pemeriksaan lanjutan terungkap bahwa tersangka Jonni Krisna (37), warga Jalan Dukuh Gemol, Surabaya yang mengendalikan enam pengedar lain yang turut ditangkap.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Keenam pengedar di bawah kendali Jonni yaitu M Enjang (31), warga Perumahan Oma Green Land Gresik dan Ahmad Farid (51), warga Driyorejo, Gresik.

Kemudian Setiawan Ari (35) warga Taman, Sidoarjo; Febrianto Krisna (32) dan Sulis Mulyasari (32), warga Jalan Kedurus, Surabaya serta Aris Anton (47), indekos di Dukuh Kupang, Surabaya.

Baca juga:  Peredaran Sabu Hijau di Surabaya Digagalkan, 7 Orang Diamankan

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sekali memesan untuk diedarkan, tersangka Jonni bisa mendatangkan sabu hijau dua kilogram," sebut Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Rabu (1/7/2020).

Dalam pengakuannya, Jonni menyebut mulai mengedarkan sabu hijau itu setelah keluar lembaga pemasyarakatan (lapas) setelah menjalani hukuman 3 tahun 5 bulan atas kasus yang sama, yaitu peredaran narkoba.

"Saat tersangka Jonni ditahan di lapas, dia mendapat link baru yaitu peredaran sabu hijau," tambah Memo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Alumni AKPOL Tahun 2002 ini menambahkan, timnya akan berkoordinasi dengan pihak lapas untuk membongkar dalang atau bandar di balik peredaran sabu hijau yang dijalankan tersangka.

Dari sindikat pengedar ini, Tim Unit Idik I menyita 153,50 gram sabu hijau. Barang bukti itu adalah sabu hijau yang belum sempat dijual ke pembeli. Sedangkan lainnya sudah berhasil diedarkan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.