Masya Allah! Cantiknya Fenomena Gunung Lawu Bertopi Awan
- Penulis : Mita Kusuma
- | Rabu, 01 Jul 2020 09:55 WIB
jatimnow.com - Video fenomena Gunung Lawu bertopi awan di Kabupaten Magetan menjadi viral, Rabu (1/7/2020). Video fenomena Gunung lawu bertopi awan berdurasi 4 detik. Fenomena itu diketahui pukul 06.00 Wib.
Salah satu warga, Galuh Kusuma mengatakan dirinya melihat fenomena Gunung Lawu bertopi saat sedang berolahraga sepeda. Saat itu dirinya sedang menyusuri jalan Desa Widoro Kandang.
Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa
"Tahunya pukul enam pagi tadi waktu bersepeda saat melintas di Desa Widoro Kandang,” ujarnya.
Dia mengatakan melihat bentuk topi awan di atas Gunung Lawu berubah-ubah. Awalnya, bentuk awan menyerupai topi di atas Gunung Lawu meninggi ke atas berbentuk 3 susun.
Selang 30 menit kemudian topi awan berbentuk susun 3 perlahan-lahan berubah menjadi seperti baret.
"Gunung Lawu jadi terlihat cantik kalau bertopi. Tadi bentuknya seperti susun tiga, sekarang seperti baret. Cantiknya Gunung Lawu bertopi baret," ujar dia.
Baca Juga: Tiga Warga Blitar Terseret Arus Sungai Brantas, Satu Dinyatakan Hilang

Kurang lebih satu jam warga Magetan menyaksikan fenomena Gunung Lawu bertopi. Bentuk topi baret di atas Gunung Lawu pelan-pelan memudar sekitar pukul 07:00 Wib.
Galuh mengaku beberapa kali melihat fenomena Gunung Lawu mengenakan topi meski bentuk topinya tidak sempurna.
Baca Juga: Gudang Pengering Tembakau di Jember Terbang dan Timpa Rumah Warga
Fenomena Gunung Lawu bertopi terakhir terjadi pada Bulan Oktober 2019. Warga melihat bentuk sempurna dari kumpulan awan putih di atas Gunung Lawu pada pukul 05:30 Wib dimana matahari mulai muncul, hingga hembusan angin membuat awan yang membentuk topi memudar sekitar pukul 06:00 WIB.
Sementara itu Kalaksa BPBD Magetan, Ari Budi saat dikonfirmasi tentang fenomena tersebut mengatakan dirinya sedang ada kegiatan.
"Lagi rapat," kata Ari Budi.
Editor : Sandhi NurhartantoURL : https://jatimnow.id/baca-27677-masya-allah-cantiknya-fenomena-gunung-lawu-bertopi-awan