Senin, 22 Jun 2026 05:08 WIB

Ratusan Orangtua Siswa Protes Pelaksanaan PPDB SMP Negeri di Surabaya

Sebagian dari orangtua siswa saat berada di Kantor Pendidikan Kota Surabaya memprotes pelaksanaan PPDB SMP Negeri jalur zonasi
Sebagian dari orangtua siswa saat berada di Kantor Pendidikan Kota Surabaya memprotes pelaksanaan PPDB SMP Negeri jalur zonasi

jatimnow.com - Kantor Dinas Pendidikan Surabaya diluruk ratusan orangtua siswa, Senin (29/6/2020). Mereka memprotes pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri jalur zonasi.

Mereka juga mengeluhkan PPDB SMP Negeri jalur zonasi seperti kurangnya transparansi jalur afirmasi, keaslian domisili, sistem pengukuran zonasi dan pencabutan berkas untuk pemenuhan pagu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Wulandari, salah satu orangtua siswa asal Wonokromo memprotes lantaran anaknya tergeser dari dua pilihan SMP negeri, yaitu SMPN 32 dan SMPN 21. Padahal jarak rumahnya dengan sekolah terdekat hanya 700 meter.

"Zonasi terlalu sulit untuk ditembus, soalnya di wilayah Wonokromo hanya ada SMPN 32. Sementara wilayahnya padat, SD-nya saja ada 6 sekolah negeri," ujarnya.

Menurut Wulandari, untuk itu jalur zonasi sangat sulit ditembus. Sementara jalur prestasi juga memiliki kuota yang terbatas dan diperebutkan pendaftar dari berbagai wilayah.

"Jarak saya 700 meter, sementara yang prestasi jarak dua kilometer diterima. Peluangnya ya sisa kuota, tapi belum ada transparansi jalur afirmasi. Jadi belum tahu apakah ada sisa kuota," ujarnya.

Meski tidak ada pemenuhan pagu di dua sekolah yang dipilihnya, Wulandari berharap bisa mencabut berkas dan mendaftar di sekolah lain yang masih memiliki pagu. Seperti di SMPN 55 yang pagunya masih banyak dan pendaftar terakhir berjarak enam kilometer dari sekolah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo saat menemui ratusan orangtua menjelaskan teknis PPDB SMP Negeri jalur zonasi. Dia mengklaim proses PPDB SMP Negeri yang dilakukan sudah sesuai dengan aturan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

"Yang saat ini kami bangun adalah adanya transparansi dan integritas terhadap pelaksanaannya. Sementara yang dirasakan warga ini berprasangka jika proses PPDB ini tidak fair," papar Supomo.

Supomo menjelaskan, setelah dijelaskan, masyarakat juga bisa menerima. Sebagian memang masih bertahan untuk menyampaikan permasalahannya satu per satu. Sementara lainnya ada yang bergeser ke Balai Kota Surabaya dengan harapan bisa menemui Wali Kota Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Warga minta kami verifikasi surat domisili, tetapi kecil sekali upaya kami untuk bisa memverifikasi langsung dengan mendatangi rumah warga. Jadi kalau ada hal yang tidak pas terkait domisili, kami akan minta bantuan masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, Dinas Pendidikan Surabaya membuka data pendaftar yang memakai surat domisili khusus. Sehingga jika memang ada orang yang tidak sesuai dengan surat domisilinya bisa digugurkan atau ditindak.

"Kami juga bekerja sama dengan kepolisian untuk mengkajinya. Kalau memang verifikasi domisili belum tuntas akan kami tunda pengumumannya," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.