Senin, 15 Jun 2026 10:01 WIB

Dita and Family Terduga Bomber Tiga Gereja di Surabaya

  • Penulis :
  • | Minggu, 13 Mei 2018 21:02 WIB
Dita Oepriarto dan keluarganya/Istimewa
Dita Oepriarto dan keluarganya/Istimewa

jatimnow.com - Sebuah foto keluarga mendadak viral. Foto tersebut bukan sembarang foto. Sebab foto itu adalah diduga Dita Oepriarto dan keluarganya.

Dita dan istri dan empat anaknya disebut-sebut sebagai terduga pelaku bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya. Tiga gereja itu GKI Diponegoro, Gereja Pantekosta Jl Arjuno dan Gereja Santa Maria Tak Bercela di Ngagel.

Baca Juga: Petugas Kebersihan Surabaya Temukan Granat Nanas Aktif di Taman Gereja

"Iya itu foto Dita dan keluarganya," jawab Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera kepada jatimnow.com, Minggu (13/5/2018) malam.

Aksi bunuh diri Dita Family itu dengan meledakan bom pangku, bom pinggang serta bom mobil itu hingga pukul 20.30 Wib telah menewaskan 13 orang dan melukai 43 orang lainnya.

Polisi bergerak cepat. Rumah Dita di Jalan Rungkut Wonorejo Asri XI No 14A, Rungkut, Surabaya diketahui. Pada Minggu (13/5/2018) pukul 19.40 Wib didatangi polisi dan digeledah oleh Tim Densus 88.

Di rumah keluarga terduga pelaku bom bunuh diri tersebut dikabarnya ditemukan bom yang masih aktif. Polisi sudah melakukan penjinakkan dengan cara meledakan bom atau disposal tersebut.

Wali Kota Tri Rismaharini juga mendatangi rumah itu untuk memberikan rasa tenang kepada warga sekitar.

Baca Juga: 5 Trending Topik Pekan Ini, Nomor 4 Jangan Coba-coba Bercanda Soal Ini!

Kabag Humas Pemkot Surabaya, M Fikser yang mendampingi Wali Kota Tri Rismaharini di lokasi mengaku sempat mendengar bunyi ledakan.

"Saya mendengar satu kali ledakan. Tapi saya tidak bisa melihat. Karena dari rumah itu, saya berjarak 100 meter," sebut Fikser.

Dari informasi yang didapat jatimnow.com, dalam penggeledahan di rumah keluarga Dita tersebut, polisi menemukan tiga bom aktif.

Informasi yang dihimpun jatimnow.com, Dita merupakan ketua sel JAD (Jamaah Ansharut Daulah) Surabaya. Dita diduga mengajak semua keluarganya melakukan aksi bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya.

Baca Juga: Dari Cikeas Bogor, Napiter Asal Gresik dan Malang Dipindah ke Kediri

Dita sendiri diduga meledakkan diri di Gereja Pantekosta Jalan Arjuno Surabaya menggunakan mobil miliknya. Sedangkan Puji Kuswiati, istrinya dan dua anak perempuannya yaitu FS (12) serta PR (9), diduga meledakkan diri di Gereja GKI Jalan Diponegoro.

Sementara dua anak Dita yang lain yang masih belum teridentifikasi diduga meledakkan diri menggunakanan motor di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Surabaya.

Reporter/Editor: Budi Sugiharto

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.