Selasa, 16 Jun 2026 01:40 WIB

Limbah APD Covid-19 Berserakan di TPU Babat Jerawat Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 27 Jun 2020 18:06 WIB
Limbah APD berserakan di TPU Babat Jerawat Surabaya (Foto-foto: Istimewa)
Limbah APD berserakan di TPU Babat Jerawat Surabaya (Foto-foto: Istimewa)

jatimnow.com - Warga Surabaya dibuat resah dengan limbah alat pelindung diri (APD) bekas penanganan Covid-19 seperti baju hazmat, sarung tangan, masker dan face shield yang berserakan di tempat pemakaman umum (TPU) Babat Jerawat.

Meski sering dibersihkan oleh petugas, namun limbah APD tersebut masih banyak ditemukan berserakan di area makam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Para peziarah khawatir dan merasa tidak nyaman. Sementara pihak pengelola makam mengklaim bahwa limbah APD itu bukan milik petugas pemakaman melainkan dari petugas medis yang melakukan pemulasaran jenazah.

Salah satu peziarah, Eka Sujiarti mengaku kurang nyaman dengan kondisi tersebut. Tak jarang dirinya kerap meminta tolong kepada petugas makam untuk membersihkan limbah APD yang berserakan di sekitar makam ibunya, sebelum dirinya berziarah dan berdoa.

Limbah APD berserakan di TPU Babat Jerawat SurabayaLimbah APD berserakan di TPU Babat Jerawat Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Khawatir pasti. Juga bikin tidak nyaman kalau berziarah. Kita juga takut kalau terjadi apa-apa gimana. Seharusnya nggak dibuang sembarangan seperti ini," ungkapnya, Sabtu (27/6/2020).

Sementara itu, Kepala TPU Babat Jerawat Hartono menegaskan bahwa limbah APD yang berserakan di makam tersebut bukan milik petugas pemakaman, melainkan milik petugas medis yang dibuang sembarangan di area makam setelah melakukan pemulasaran jenazah.

"Bahkan warga di sini sempat kuwalahan untuk membersihkan limbah APD tersebut, karena frekuensi pemakaman jenazah Covid-19 di TPU sini cukup tinggi," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Hartono pun mengimbau kepada para tenaga medis serta masyarakat yang ikut dalam prosesi pemakaman jenazah dengan protokol Covid-19 agar meningkatkan kesadaran diri untuk tidak membuang limbah APD di sekitar area makam.

"Harus sadar diri lah, jangan sembarangan begitu. Warga di suruh bersihkan terus ya ndak mungkin. Karena saya khawatir dari limbah APD yang berserakan ini dapat menularkan Virus Corona dan juga bisa mengurangi kenyamanan para peziarah," ujarnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.