Selasa, 16 Jun 2026 02:23 WIB

Aksi Pemuda Tabrakan Perahu ke Sekumpulan Hiu Tutul Disayangkan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 24 Jun 2020 15:46 WIB
Petugas melakukan patroli terhadap keberadaan hiu tutul
Petugas melakukan patroli terhadap keberadaan hiu tutul

jatimnow.com - Video yang memperlihatkan aksi jahil sekelompok pemuda dengan menabrakan perahu yang ditumpanginya dengan sengaja ke sekumpulan hiu tutul agar dapat memegangnya di perairan laut utara Pasuruan beredar.

Aksi para pemuda itu terekam dalam video berdurasi 30 detik. Mereka mencoba memegang hiu tutul tersebut namun tak berhasil. Mereka dengan sengaja menabrakkan perahu ke hiu tutul agar bisa memegang tubuh ikan tersebut. Aksi jahil itu dilakukan berulang kali.

Baca Juga: Hiu Tutul Terdampar di Pantai Pangi Blitar

"Ayo gaes pegang gaes. Aduuh, tabrakan gaes," suara pemuda dalam video tersebut saat dilihat jatimnow.com, Rabu (24/6/2020).

Sementara itu, Kasat Polair Polres Pasuruan, AKP Poerlaksono saat dikonfirmasi menyayangkan aksi para pemuda tersebut.

Ia mengaku akan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi kejadian tersebut agar tidak terulang kembali.

Baca Juga: Hiu Tutul Ditemukan Warga Terdampar di Pantai Jember

"Kita sangat menyayangkan tindakan para pemuda yang mengganggu hiu tutul. Kami akan meningkatkan lagi patroli di wilayah laut Pasuruan, khususnya yang sering muncul hiu tutulnya," jelas AKP Poerlaksono.

Selain itu, upaya mensosialisasikan kepada para nelayan dan warga pesisir akan terus dilakukan agar tindakan serupa tidak terulang kembali.

"Agar jangan sampai hiu tutul ini tersangkut jaring nelayan, apa lagi ditabrak dengan perahu," ucapnya.

Baca Juga: Jurnalis Perempuan Suarakan Anti Kekerasan Seksual Lewat Konten Video

Ia menjelaskan, tercatat ada 30 ekor ikan hiu tutul yang memilik panjang 4 hingga 6 meter di sekitaran laut Pasuruan. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok. Setiap kelompoknya terdiri dari 5 hingga 7 ekor ikan.

"Kita juga terus bekerjasama dengan BKSDA, utamanya dalam.pengawasan satwa ikan dilindungi ini," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.