Minggu, 21 Jun 2026 00:23 WIB

Ponorogo Zona Kuning Covid-19, Bupati Ipong Minta Warga Waspadai OTG

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni (Foto: Dok. jatimnow.com)
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Ponorogo dinyatakan menjadi zona kuning penyebaran Virus Corona (Covid-19). Agar tidak kembali ke zona merah, Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni meminta warga tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan.

Bupati Ipong menambahkan, selain tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan, salah satu yang perlu diwaspadai adalah orang tanpa gejala (OTG).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Orang yang terpapar virus ini bisa menunjukkan gejala yang beragam. Ada yang menunjukkan gejala yang berat, namun ada juga yang tidak menunjukkan gejala sama sekali tapi sebenarnya dia kemungkinan membawa virus atau OTG," ujar Bupati Ipong, Rabu (24/6/2020).

Bupati Ipong menyebut bahwa OTG bisa menghampiri siapa saja dan bisa ditemui di mana saja. Bisa saja di pasar, warung, kafe, angkringan, rumah makan hingga tempat ibadah, wisata dan tempat publik lainnya.

"Saya himbau semua warga harus mewaspadai OTG. Karena OTG bisa menjadi potensi penularan Covid-19," jelasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia mencontohkan salah satu OTG adalah yang terbaru adalah seorang mahasiswa asal Desa Ngraket, Kecamatan Balong. Pasien itu berada di rumahnya sudah tiga bulan.

"Selama tiga bulan di Ponorogo, dia beberapa kali beraktivitas ke luar rumah untuk berbelanja ataupun bertemu dengan saudara dan temannya," paparnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Atas dasar itu, Bupati Ipong mengajak seluruh warga Ponorogo bersama-sama menuju zona hijau, dengan cara meningkatkan kedisiplinan untuk melaksanakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Jangan sia-siakan pengorbanan kita selama tiga bulan terakhir. Semua orang bisa berisiko tertular dan menularkan," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.