Kamis, 18 Jun 2026 14:01 WIB

Pelaku Bom Bunuh Diri di Tiga Gereja di Surabaya Masih Satu Keluarga

Kapolri Jendral Tito Karnavian
Kapolri Jendral Tito Karnavian

jatimnow.com - Kapolri Jendral Tito Karnavian mengidentifikasi pelaku pengeboman tiga gereja di Surabaya adalah satu keluarga berjumlah 6 orang.

Mereka teridentifikasi sebagai bagian dari Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) dan Jamaah Anshorut Daulah (JAD), pendukung utama ISIS di Indonesia.

Baca Juga: Petugas Kebersihan Surabaya Temukan Granat Nanas Aktif di Taman Gereja

"Dari hasil tim yang sedari pagi bergerak alhamdulillah sudah bisa mengidentifikasi pelaku, semua para pelakunya diduga keras satu keluarga," tegas Kapolri saat doorstop di RS Bhayangkara Polda Jatim Minggu (13/5/2018) sore.

Ia menerangkan, bahwa pelaku seorang laki-laki yang melakukan serangan di Gereja Pantekosta di Jalan Arjuna menggunakan mobil bernama Dita Aprianto yang merupakan ayah dari keluarga pelaku penyerangan bom bunuh diri.

"Sang Ayah Dita Aprianto sebelumnya mendrop istrinya bernama Puji Kuswati dan dua anak perempuan bernama Fadhila Sari (12) dan Pamela Riskita (9), mereka tewas di GKI Jalan Diponegoro," terangnya.

Sedangkan dua laki-laki pelaku di Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Surabaya diduga putra dari Dita, bernama Yusuf Fadhil (18) dan Firman Halim (16).

Baca Juga: 5 Trending Topik Pekan Ini, Nomor 4 Jangan Coba-coba Bercanda Soal Ini!

Kapolri Tito mengungkapkan, mereka beraviliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) dan Jamaah Anshorut Daulah (JAD), pendukung utama ISIS di Indonesia.

JAT dan JAD didirikan Aman Abdurrahman yang kini sedang di tahan di Mako Brimob Depok.

 "Dita ini ketua sel JAD dan JAT se Surabaya. Memang aksi ini diduga karena ISIS ditekan oleh kekuatan dari barat Amerika dan Rusia. Sehingga sel-sel yang ada di Indonesia ditekan untuk melakukan aksi teror," tegasnya.

Baca Juga: Puluhan Kilogram Bahan Peledak di Tulungagung Dimusnahkan

Sebelumnya, tiga gereja di Surabaya diteror bom. Tiga gereja tersebut adalah, Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya Surabaya, GKI di Jalan Diponegoro, serta satu gereja di Jalan Arjuno Surabaya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.