Senin, 15 Jun 2026 13:04 WIB

Gagal Merantau ke Malaysia, Pria ini Buka Bengkel Sepeda Minion

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 23 Jun 2020 14:45 WIB
Lukman membenahi sepeda minion di bengkelnya di Ponorogo
Lukman membenahi sepeda minion di bengkelnya di Ponorogo

jatimnow.com - Seorang pria terlihat sibuk membenahi sepeda angin di sebuah rumah di Jalan Ki Lelono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Selasa (23/6/2020).

Pria tersebut bernama Lukmanul Hakim. Pria 38 tahun itu mulai kebanjiran order merakit sepeda minion sejak Pandemi Covid-19 Indonesia, termasuk Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Ya karena pandemi ini saya jadi kebanjiran order (sepeda) minion," tutur Lukman ditemui di rumahnya.

Lukman bercerita, sebelum menggeluti usahanya itu, dia adalah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Bulan September 2019 lalu ia pulang ke Indonesia karena kontraknya habis.

Setelah melepas kangen dengan istri dan dua anaknya, Lukman berniat merantau lagi. Namun Pandemi Covid-19 membuat keberangkatannya ke Malaysia tertunda.

"Padahal semua berkas sudah lengkap, tetapi tidak bisa berangkat karena adanya pandemi," ungkapnya.

Dari situ dia yang semula bekerja di Malaysia sebagai tukang las mulai mencoba mengotak-atik sepeda angin. Hasilnya dia berhasil merakit sepeda goyang.

"Saya cari sparepart-nya sendiri. Saya cat sendiri. Sampai jadi sepeda goyang itu," papar Lukman.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Berawal dari sepeda goyang itulah, banyak anak muda di kampung tempat tinggal Lukman tertarik. Namun mereka meminta Lukman membuat sepeda minion.

"Ya akhirnya melihat di Youtube untuk belajar. Tetapi sekali coba langsung bisa merakit sepeda minion," tambahnya.

Lukman menyebut bahwa untuk merakit sepeda minion yang pertama sebelum puasa, dia mencari frame di pasar sepeda Jalan Pahlawan. Group set juga masih bisa didapat di pasar itu. Tidak seperti sekarang. Lantaran banyak peminat, barang-barang itu akhirnya langka di pasaran.

"Kalau dulu sepekan jadi. Sekarang cari bahannya saja kadang ke luar kota atau harus lewat online," paparnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Lukman menambahkan, untuk biaya keseluruhan membuat sepeda antara Rp 1,5 hinga 2,5 juta. Tergantung kelengkapan dan fasilitas yang diinginkan konsumen.

Saat ini dirinya sedang memproses empat sepeda minion. Pesanan masih dari Kabupaten Ponorogo saja.

"Dari luar kota masih sekedar tanya di Facebook saya," tambahnya.

Dia mengaku bisa menerima pesanan atau peminat bisa datang lansung ke bengkelnya Lukman Garage di Jalan Ki Lelono, Kelurahan Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Atau menghubungi Facebook @Lukman Hakim.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.