Minggu, 21 Jun 2026 09:28 WIB

Komplotan Pembobol Toko Bersenjata Airsoft Gun di Surabaya Diringkus

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 22 Jun 2020 21:53 WIB
Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha (kiri) menunjukkan airsoft gun yang disita dari para pelaku
Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha (kiri) menunjukkan airsoft gun yang disita dari para pelaku

jatimnow.com - Tiga orang komplotan pencuri bersenjata airsoft gun yang membobol sebuah toko di Surabaya diringkus Tim Unit Reskrim Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Tiga pelaku itu bernama Mahrus (25), Herianto (25) dan M Nasir (25), ketiganya warga asal Sampang, Madura.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kami amankan tiga tersangka ini kemarin setelah mendapat laporan pembobolan toko di kawasan Jalan Tambak Dalam Baru Barat VII," terang Kanit Reskrim Polsek Asemrowo, Iptu Rizkika Atmadha, Senin (22/6/2020).

Rizkika menjelaskan, saat menjalankan aksinya, komplotan ini selalu mempersenjatai dirinya dengan airsoft gun dan gunting. Gunting mereka gunakan untuk mencongkel tempat penyimpanan uang di toko, seperti kotak maupun laci.

"Saat mencuri itu komplotan ini berhasil membawa uang Rp 2 juta yang dicurinya dari kotak tempat penyimpanan uang di toko tersebut," jelas Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Sementara saat membobol toko tersebut, komplotan ini lebih dulu mematikan atau memadamkan listrik. Setelah aman, mereka langsung mengambil uang yang ada di kotak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Namun saat aksi itu dilakukan, korban terbangun dari tidurnya kemudian menyalakan saklar lampu. Melihat lampu menyala, komplotan ini kabur. Sedangkan korban melapor ke Mapolsek Asemrowo setelah mengetahui uangnya hilang.

"Kami langsung lakukan penyelidikan hingga akhirnya mendapati ketiga tersangka tak jauh dari lokasi. Kotak amal yang dicuri juga kami amankan tetapi uangnya sudah habis," tambah Rizkika.

Dalam pemeriksaan terungkap bahwa komplotan ini sebenarnya berjumlah lima orang. Dua lainnya yang masih kabur sudah ditetapkan dalam daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Yang dua ini saat mencuri tugasnya hanya mengawasi. Mereka ngakunya baru sekali. Saat ini kasusnya masih kami kembangkan," tandas Rizkika.

Sementara tersangka Nasir yang membawa airsoft gun mengaku bahwa senjata itu digunakan hanya untuk menakut-nakuti korban. Apabila korban melawan, senjata itu langsung ditodongkan.

"Saya beli dari orang di Tambak Baru Dalam. Waktu itu harganya Rp 3,5 juta. Buat jaga-jaga aja sebenarnya pak. Terus ada teman ajak mencuri ini," dalihnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.