Rabu, 24 Jun 2026 00:51 WIB

Orang Misterius Serang Wakapolres Karanganyar, Motif Pelaku Diselidiki

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi (Foto: Instagram humas_poldajateng)
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi (Foto: Instagram humas_poldajateng)

jatimnow.com - Polda Jawa Tengah masih menyelidiki pelaku berikut motif penyerangan terhadap perwira dan anggota Polres Karanganyar yang tengah melaksanakan Susur Gunung Lawu-Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Dalam aksi penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) Minggu (21/6/2020) tersebut, dua polisi terluka dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Karanganyar. Dua polisi itu adalah Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni dan Bripda Hanif Ariyono, sopir wakapolres.

Baca Juga: Polres Blitar Kota Amankan Ratusan Pelaku Penyerangan Mako

Serangan menggunakan celurit ini juga melukai seorang warga sipil yang juga relawan setempat atas nama Jarot Broto Sarwono, yang saat peristiwa terjadi juga berada di lokasi.

Walaupun pelaku meninggal dunia setelah dilumpuhkan anggota Polres Karanganyar, saat ini polisi masih terus mendalami identitas OTK tersebut serta motif penyerangan yang dilakukan.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi mengaku telah menjenguk anggotanya saat menjalani perawatan di RSUD Karanganyar.

"Anggota kita driver wakapolres dan seorang relawan sempat mendapatkan perawatan dan sekarang sudah kembali ke keluarga masing- masing," jelas Ahmad Luthfi.

Sampai saat ini, lanjut kapolda, polisi belum mengetahui identitas OTK pelaku penyerangan tersebut, termasuk motif penyerangan yang dilakukan.

"Hal tersebut masih dalam penyelidikan anggota kami," jelasnya.

Kapolda juga menjelaskan, aksi penyerangan oleh OTK dengan senjata tajam jenis celurit ini terjadi di depan pos pendakian Gunung Lawu, Cemoro Kandang, sekitar pukul 10.45 Wib. Saat itu anggota Polres Karanganyar melakukan kegiatan susur Gunung Lawu dalam rangka HUT Bhayangkara ke-74.

Baca Juga: Buntut Penyerangan Polsek Watulimo, Pemkab Trenggalek Ancam Bekukan Kegiatan Pencak Silat

Di tengah kegiatan, pelaku dengan membawa celurit mengejar Wakpolres Karanganyar yang saat itu tengah berjalan bersama dengan sopirnya, Bripda Hanif Ariyono. Namun serangan mendadak tersebut berhasil ditangkis oleh wakpolres dengan menggunakan tongkat pendaki yang dibawanya.

Pelaku yang kalap terus menyerang membabi buta, termasuk terhadap Bripda Hanif Aryono dan Jarot Broto Sarwono yang berupaya membantu wakapolres pun ikut menjadi sasaran. Hingga kemudian diambil tindakan oleh anggota Polres Karanganyar yang lain dengan melumpuhkan pelaku.

"Pelaku sempat ditembak oleh anggota kami di bagian kaki sebanyak tiga kali dan meskipun telah dibawa ke RSUD Karanganyar, yang bersangkutan akhirnya meninggal dunia setelah kehabisan darah," tambahnya.

Kapolda juga menyampaikan, dari OTK tersebut, berhasil diamankan beberapa barang bukti seperti sebuah tas milik pelaku, sebilah pisau dapur, sebilah celurit, beberapa potong pakaian serta beberapa lembar kertas milik pelaku.

Akibat penyerangan ini, masih jelas Kapolda, Bripda Hanif mengalami luka robek akibat senjata tajam di leher sebelah kanan dan punggung. Sedangkan Jarot mengalami luka robek di lengan kanan serta pungggung.

Baca Juga: Mapolsek Watulimo Trenggalek Diserang Oknum Perguruan Silat, 3 Polisi Terluka

"Kini kasus penyerangan terhadap anggota polisi ini masih kita tangani," tambah Ahmad Luthfi.

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.