Senin, 08 Jun 2026 19:24 WIB

Pentingnya Keterlibatkan Pemuda dalam Penanganan Pandemi Covid-19

Ketua Perkumpulan Kader Bangsa, Dimas Oky Nugroho
Ketua Perkumpulan Kader Bangsa, Dimas Oky Nugroho

jatimnow.com - Ketua Perkumpulan Kader Bangsa Dimas Oky Nugroho menyarankan pemerintah pusat maupun daerah untuk melibatkan pemuda dalam pemercepatan penanganan Pandemi Covid-19. Sebab saat ini Indonesia menuju masa bonus demografi atau surplus usia remaja.

"Mereka berbasis voluntary, kesukarelaan, kepedulian dan tingkat partisipasi cukup tinggi. Ketika pandemi terjadi, banyak kebingungan dan ketidakpastian di masyarakat, mau tidak mau mereka bergerak sendiri," ujar Dimas dalam diskusi webinar bertema Kelompok Diskusi Surabaya Berani, Jumat (19/6/2020).

Baca Juga: Generasi Muda Tak Rebahan, Inovasi Anak Muda Ini Jawab Masa Depan Hijau

"Logika mereka sederhana, jika bukan mereka yang bergerak untuk melindungi diri mereka dan komunitasnya, maka mereka berpikir siapa lagi yang akan melindungi diri mereka," tambah Dimas.

Menurutnya, yang jadi pertanyaan adalah bagaimana sebaiknya pemerintah dapat merangkul generasi muda untuk berkontribusi di tengah Pandemi Covid-19.

"Anak muda itu aset terpenting, dalam isu kesehatan saya pikir kesadaran anak-anak muda justru yang menentukan dalam hal menjaga aktivitasnya serta mematuhi protokol kesehatan secara disiplin," jelas pria yang saat menjadi salah satu tim pakar di Kemenko Perekonomian.

Keterlibatan generasi muda bisa memberikan dampak signifikan dalam upaya memutus penyebaran Covid-19. Mereka bisa menjadi penghantar virus jika tidak mematuhi protokol kesehatan.

Sebaliknya jika disiplin menerapkan physical distancing dan sebagainya, anak muda juga dapat menjadi faktor pencegah pandemi.

Baca Juga: Gugatan Batas Usia Pemuda Dinilai Egois dan Hambat Regenerasi

"Jika anak muda bisa diajak disiplin, angka perkembangan pandemi bisa ditekan secara signifikan," sambung Dimas.

Dimas berharap pemerintah serius melibatkan generasi muda untuk penanganan sosial ekonomi pascapandemi. Faktor kolaborasi antar komunitas anak muda adalah faktor utama menghadapi krisis dan kebangkitan ekonomi.

"Kepedulian mereka untuk bergotong royong membantu masyarakat lemah akibat pandemi ini juga cukup konkrit. Lihat saja gerakan mereka di media sosial, partisipasi mereka mengajak komunitas-komunitas di masyarakat untuk membantu dan peduli terhadap warga yang terdampak. Saya kira itu luar biasa," paparnya.

Menurutnya, juga dibutuhkan koordinasi antar pemerintah pusat dan daerah, baik provinsi maupun kota dan kabupaten. Selanjutnya pemerintah dengan masyarakat sipil yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama komunitas anak muda.

Baca Juga: Krisis Iklim, Suara Anak Muda Desak Aksi Nyata Selamatkan Bumi

"Pemerintah harus mengajak generasi milenial, terutana komunitas anak muda atasi Pandemi Covid-19," tegasnya.

Webinar ini membahas sejumlah isu perkembangan Covid-19. Selain Dimas, hadir pula perwakilan Gerakan Pemuda Ansor Surabaya Dafis Ubaidillah Assiiq, M. Andre Bakhtiar dari Komunitas Pemuda Wani Jogo Suroboyo.

Juga Kumara Adji Kusuma, Akademisi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo sebagai pembicara dan dimoderatori Andri Arianto, Akademisi UIN Sunan Ampel Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.