Sabtu, 20 Jun 2026 19:44 WIB

Pandemi Covid-19

Pemkab Ponorogo Siapkan Protokol Kesehatan untuk Resepsi Pernikahan

Ilustrasi pernikahan di masa Pandemi Covid-19 (Foto: Antara via Republika)
Ilustrasi pernikahan di masa Pandemi Covid-19 (Foto: Antara via Republika)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo menyiapkan protokol kesehatan hajatan, termasuk resepsi pernikahan jelang new normal. Pembatasan tamu yang diundang menjadi salah satu poin yang disiapkan.

"Selama hampir tiga pekan kami melakukan uji coba new normal. Gelaran resepsi belum masuk dalam obyek uji coba," terang Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni, Jumat (19/6/2020).

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Bupati Ipong menyebut, banyak warga Ponorogo yang menginginkan kembali normal sehingga uji coba akan terus digeber hingga akhir Juni 2020 sekaligus melakukan sederet evaluasi.

"Nanti saya akan cek kegiatan masyarakat apa yang belum. Termasuk salah satu yang bisa menjadi obyek adalah gelaran resepsi pernikahan," ujar Bupati Ipong.

Dia menyatakan bakal memberikan izin agar masyarakat bisa menggelar resepsi pernikahan. Hanya saja harus melalui syarat dan ketentuan atau protokol yang harus dipenuhi semua yang terlibat dalam resepsi tersebut.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kami akan izinkan, tetapi bisa saja nanti kalau di gedung tamunya cuma 30 persen," tegasnya.

Tidak hanya penyelanggara dan pengantin, para tamu undangan juga harus mematuhi protokol kesehatan yang ditentukan. Selain wajib memakai masker, semua yang terlibat harus mencuci tangan pakai air maupun hand sanitizer sebelum masuk tempat resepsi gedung.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Sebelum masuk gedung juga harus dicek suhu tubuhnya. Jika suhu tubuhnya tinggi, tidak boleh masuk. Walaupun itu tamu penting sekalipun. Agar semua selamat," tegasnya.

"Yang paling penting tidak ada acara bersalaman. Baik itu salaman antar tamu maupun tamu dengan pengantin. Juga tetap menerapkan physical distancing atau jaga jarak," tandas Bupati Ipong.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.