Senin, 15 Jun 2026 20:15 WIB

Mahasiswa IAIN Ponorogo Tuntut Pengurangan UKT 50 Persen

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 16 Jun 2020 13:03 WIB
Aksi mahasiswa IAIN Ponorogo tuntut pengurangan UKT 50 hingga persen
Aksi mahasiswa IAIN Ponorogo tuntut pengurangan UKT 50 hingga persen

jatimnow.com - Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo melakukan aksi di depan kampusnya, Selasa (16/6/2020). Mereka menuntut pengurangan Uang Kuliah Tunggal (UKT) hingga 50 persen.

Selain membawa sejumlah poster tuntutan, para mahasiswa juga melakukan orasi di depan Gedung Rektorat. Mereka juga menuntut penerbitan pembelajaran sistem online di semester gasal (ganjil).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Aksi itu sempat diwarnai ketegangan karena pertemuan antara perwakilan mahasiswa dan pihak rektorat berlangsung lama. Para mahasiswa yang menunggu tidak sabar mendesak ikut masuk. Setelah 8 perwakilan mahasiswa dan rektorat bergabung di barisan mahasiswa, ketegangan mereda.

Dalam aksinya, para mahasiswa juga terlihat tidak mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang saat ini masih mewabah.

Korlap aksi Aji Binawan Putra mengaku ada tiga tuntutan yang mereka suarakan, yaitu pemotongan UKT 50 persen, sistem pembelajaran online dan rektor berada di barisan mahasiswa.

Namun menurut Aji, tuntutan tersebut tidak sepenuhnya dipenuhi. Dia menyebut bahwa hasil kesepakatan hari ini, UKT hanya dipotong 15 persen.

"Hal itu dianggp sudah pas dan paling tinggi. Juga mempertimbangkan kebutuhan yang lain," jelasnya.

Sebernarnya Aji dan mahasiswa lain tidak puas dengan keputusan tersebut. Namun dirinya juga mempertimbangkan kebutuhan lain yang dibiayai dari UKT.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

"Kalau bicara puas dan tidak jelas tidak puas. Tapi kami pertimbangkan seluruh operasional di kampus juga," tambahnya.

Sementara Rektor IAIN Ponorogo Siti Maryam Yusuf mengatakan bahwa sudah menerima 8 mahasiswa sebagai perwakilan. Ada tiga poin yang telah disepakati.

Ketiga poin itu adalah pemotongan UKT sampai 15 persen, perkuliahan sebisa mungkin dilakukan secara offline serta dirinya menyatakan akan bersama mahasiswa.

"Nanti akan diumumkan oleh bendahara tentang berapa besaran potongannya. Itu nanti diumumkan sebelum pembayaran UKT," papar Siti Maryam.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Tidak hanya itu, menurut Siti Maryam, pembayaran UKT juga akan diundur 24 Juli 2020. Pihak kampus hanya menyetujui potongan sebesar 15 persen, karena jika 50 persen, tidak bisa digunakan untuk lainnya.

"Tidak ada skripsi dan lain-lain. Tidak ada juga kegiatan mahasiswa," tegasnya.

Rektor IAIN Ponorogo Siti Maryam Yusuf saat menemui para mahasiswaRektor IAIN Ponorogo Siti Maryam Yusuf saat menemui para mahasiswa

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.