Rabu, 10 Jun 2026 20:38 WIB

Pandemi Covid-19

Mengasah Kepedulian dan Semangat Berbagi di Pasar Nol Kilometer

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Minggu, 14 Jun 2020 19:53 WIB
Pasar Nol Kilometer (PNK) di Wisma Penjaringan Sari, Surabaya
Pasar Nol Kilometer (PNK) di Wisma Penjaringan Sari, Surabaya

jatimnow.com - Gelaran Pasar Nol Kilometer (PNK) kembali digelar warga Wisma Penjaringan Sari (WPS), Surabaya, Minggu (14/6/2020) sore. Seperti empat gelaran yang diadakan sebelumnya, PNK kali ini juga menyediakan stok sembako murah untuk warga.

"Selaras dengan komitmen kami, produk sembako yang kami pasarkan dijual sesuai harga kulakan. Artinya kami tidak mengambil margin laba sepeserpun," jelas Sony Adinawan, koordinator sekaligus penanggungjawab Pasar Nol Kilometer.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sony menjelaskan, lahirnya PNK muncul setelah beberapa warga mengeluh lantaran Pandemi Covid-19 berimbas pada ekonomi keluarga. Ada yang bisnisnya berhenti, di rumahkan, ada juga yang tidak berani keluar dari area perumahan.

"Kita tidak tahu sampai kapan problem ekonomi yang muncul sebagai imbas pandemi akan berakhir. Yang jelas kami pengurus rukun tetangga di WPS bersepakat untuk gotong royong membangun ketahan pangan bersama," jelas pengusaha yang akrab dipanggil Wawan ini.

Sejak diluncurkan 3 Mei 2020, PNK mencoba konsisten bergerak dengan semangat berbagi. Dari gelaran kedua misalnya, tim PNK mendapat margin laba yang diperoleh dari donasi pembeli sebesar Rp 676.500.

Menurut Sony, keuntungan itu kemudian dibelanjakan menjadi enam paket sembako dan dibagikan pada warga. Hal yang sama juga dilakukan setelah PNK ke-3 dan 4.

"Daftar penerima sembako diperoleh dari rekomendasi ketua RT. Penyerahan juga kami lakukan bersama ketua RT yang bersangkutan," ungkap Wawan.

PNK ke-5 yang digelar minggu ini diam-diam terus mengundang apresiasi warga. Selain merasa dimudahkan dalam belanja bahan kebutuhan pokok, mereka juga merasa aman karena protokol kesehatan selama belanja.

Di area PNK, protokol anti Covid-19 diberlakukan melalui aturan kewajiban mengenakan masker, penyediaan hand sanitizer hingga sistem antre yang mendukung physical distancing.

"Kasir juga wajib mengenakan face shield, masker dan sarung tangan. Begitu juga petugas lain yang langsung berinteraksi dengan pembeli," tegas Wawan.

Apresiasi juga datang dari penyelenggara pemerintahan di Kelurahan Penjaringan Sari, Rungkut, Wakil Ketua Komis B DPRD Kota Surabaya Anas Karno dan Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono yang hadir pada gelaran PNK hari ini.

Di depan pengunjung bazar sembako ini Awi-sapaan Adi Sutarwijono menyebut, untuk meminimalisir dampak Covid-19, semua perlu terlibat untuk membangun benteng pertahanan diri. Menjaga kesehatan dengan mentaati aturan Covid-19 yang berlaku dan terus memperkuat kualitas ekonomi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk tuntutan terakhir, lanjut Awi, masyarakat perlu bekerjasama atau bergotong royong agar lebih mampu bertahan. Untuk itu ia sangat menghargai upaya warga dalam penyelenggaraan PNK ini.

"Saya berharap kawan-kawan tetap konsisten dalam upaya membantu pemerintah dan warga. Dan kegiatan warga seperti Pasar Nol Kilometer merupakan langkah yang sangat berarti," tandas Adi.

Sementara Anas Karno mengaku sangat menghargai inisiatif warga Wisma Penjaringan Sari tersebut.

"Karena dampak Covid-19 tidak hanya di sisi kesehatan. Tapi juga psikologis dan ekonomi," ungkap Anas.

Jika ekonomi rakyat jatuh, dampak pandemi bisa makin buruk. Apalagi di banyak kasus, ekonomi yang sudah terlanjur jatuh akan butuh proses panjang untuk bangkit dan kembali normal seperti dulu.

"Masyarakat kita butuh gagasan kreatif agar roda ekonomi terus berputar. Agar setiap orang punya kesempatan untuk memenuhi kebutuhan hidup, tumbuh dan bangkit," tegas Anas.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Gagasan bazar murah di banyak tempat memang bermunculan. Namun menurut Anas, Pasar Nol Kilometer dikelola dengan manajemen yang berbeda. Sembari berbelanja, warga diajak untuk berdonasi lewat mekanisme yang ringan. Misal menjadikan uang kembalian sebagai donasi.

Setelah donasi terkumpul, penyelenggara menjadikan laba yang ada jadi paket-paket sembako baru lalu diberikan pada warga yang berhak.

"Ini cara yang berbeda. Warga berbelanja tanpa disadari ikut berdonasi," tambahnya.

Terkait upaya untuk mengembalikan roda ekonomi warga, Anas menilai jika ini sudah tidak terlekakkan. Upaya tim medis untuk menemukan vaksin dan obat terus berjalan. Di sisi lain, hak warga untuk hidup lebih baik secara ekonomi harus tetap diupayakan.

Pasar Nol Kilometer (PNK) di Wisma Penjaringan Sari, SurabayaPasar Nol Kilometer (PNK) di Wisma Penjaringan Sari, Surabaya

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.