Senin, 15 Jun 2026 11:09 WIB

Lima Sindikat Pengedar Pil Koplo dan Sabu Surabaya-Sidoarjo Diringkus

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 12 Jun 2020 19:34 WIB
Kapolsek Asemrowo AKP Hari Kurniawan (tengah) dan Kanit Reskrim Iptu Rizkika (kiri) menunjukkan barang bukti sabu dan pil koplo serta lima tersangka
Kapolsek Asemrowo AKP Hari Kurniawan (tengah) dan Kanit Reskrim Iptu Rizkika (kiri) menunjukkan barang bukti sabu dan pil koplo serta lima tersangka

jatimnow.com - Sindikat pengedar pil koplo jenis double l jaringan lembaga pemasyarakatan (lapas) dibongkar Unit Reskrim Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Dalam sindikat ini juga dibongkar jaringan pengedar sabu.

Untuk peredaran pil double l melibatkan tiga orang, yaitu Joko Arbi (28) dan Muslim (29), keduanya warga Jalan Rungkut Menanggal, Surabaya serta Mochammad Dzikri (24), warga Jalan Gedongan, Waru, Sidoarjo.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

"Dari ketiga tersangka ini, kami sita barang bukti pil double l sebanyak 1.200 butir," ungkap Kapolsek Asemrowo, AKP Hari Kurniawan didampingi Kanit Reskrim Iptu Rizkika, Jumat (12/6/2020).

Selain menangkap tiga pengedar pil double l, Unit Reskrim Polsek Asemrowo juga meringkus dua pengedar narkoba jenis sabu. Dua pengedar itu adalah Bambang (29), warga Rungkut Kidul, Surabaya dan Muhammad Taufik (40), warga Jalan Amir Machmud, Surabaya.

Dari tangan keduanya, penyidik menyita dua poket sabu dengan berat 0,68 gram dan 0,37 gram serta seperangkat alat isap dan handphone merek Oppo.

Hari menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari penangkapan Bambang saat mengantarkan pesanan sabu di Pasar Pahing Rungkut Kidul. Dari penangkapan tersebut, petugas menemukan tiga gram sabu.

Bambang kemudian diinterogasi. Dia mengaku hanya disuruh oleh seseorang berinisial I (DPO) untuk mengambil sabu dengan sistem ranjau di daerah Kedurus, Surabaya.

Setelah mendapatkan barang, dia lalu disuruh mengantar pesanan itu ke pelanggan di Pasar Pahing Rungkut dan akhirnya berujung penangkapan dirinya.

Dalam pemeriksaan ditemukan pesan singkat yang isinya Bambang memesan sabu ke tersangka Muhammad Taufik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Dari situ kemudian kita ketahui bahwa tersangka Bambang ini adalah pengedar narkoba dan juga pernah membeli narkoba ke tersangka Muhammad Taufik," papar Hari.

Berdasarkan bukti tersebut, kemudian dilakukan penggerebekan di tempat kerja Taufik di bengkel poles mobil, Jalan Amir Machmud. Saat digeledah ditemukan satu bungkus plastik berisi 1,16 gram sabu.

Saat diinterogasi tersangka Taufik mengaku bila barang itu didapat dari seseorang berisinial S (DPO), yang tak lain adalah orang suruhan I. Jadi Taufik dan Bambang ini sama-sama orang suruhan I.

Tim Unit Reskrim Polsek Asemrowo kemudian melakukan pengembangan. Saat proses itu, tiba-tiba handphone milik tersangka Bambang berbunyi. Saat dilihat ternyata ada pemesanan dari seorang pelanggannya, yaitu Joko, pengedar pil double l yang hendak membeli sabu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari bukti percakapan itulah, Joko ditangkap di rumahnya Jalan Rungkut Menanggal, Surabaya. Ketika digeledah ditemukan 10 butir pil double l. Joko mengaku mendapatkan barang dari Muslim, yang kemudian ikut ditangkap di rumahnya dengan barang bukti 807 butir pil double l.

Sedangkan Muslim saat diinterogasi, mengaku membeli pil double l dari Mochammad Dzikri, warga Gedongan I, Waru, Sidoarjo. Setelah mendapatkan alamat rumahnya, Dzikri kemudian ditangkap. Ketika digeledah ditemukan 450 butir pil double l di rumahnya itu.

Dalam pemeriksaan, rupanya tersangka Joko dan Dzikri merupakan pengedar pil double l jaringan lapas di Sidoarjo. Selama ini mereka dipasok dari seorang napi di lapas tersebut.

"Tersangka mengaku jika setiap 1000 butir pil double l itu dibeli dengan harga Rp 560 ribu. Kemudian diecer ke pelanggan-pelanggannya. Saat ini kasusnya masih akan kami kembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya," pungkas Hari.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.