Sabtu, 20 Jun 2026 07:29 WIB

Negatif Corona, Keluarga Pasien di Surabaya Keluhkan Biaya APD

Nur Laily tunjukkan bukti pembayaran rumah sakit tempat suaminya dirawat
Nur Laily tunjukkan bukti pembayaran rumah sakit tempat suaminya dirawat

jatimnow.com - Keluarga pasien rumah sakit swasta yang berada di kawasan Surabaya utara mengeluhkan terhadap pengenaan biaya alat pelindung diri (APD) yang jumlahnya cukup besar itu.

Nur Laily mengatakan biaya APD sebesar Rp 15 juta dibebankan saat suaminya, Muhammad Shochib yang menjalani perawatan selama 10 hari dari tanggal 24 Mei hingga 3 Juni 2020.

Baca Juga: Pasien RS Unair Kembali Dirawat Dalam Gedung, Usai Dievakuasi di Tenda Darurat

"Saya masukkan bapak ke rumah sakit swasta itu karena dekat dengan rumah. Saat itu kondisi suami saya lemas tak memungkinkan dan saya panik," katanya kepada jatimnow.com, Jumat (12/6/2020).

Melihat suaminya terus mengeluh sakit, perempuan berusia 47 tahun itu kemudian mendaftar untuk masuk rumah sakit swasta tersebut.

Ia mengaku sebenarnya mau memasukkan suaminya ke RSU dr Soetomo. Namun, dirinya mendapat informasi jika tidak menerima pasien karena penuh.

Maka dirinya memutuskan membawa suaminya ke rumah sakit di dekat rumahnya itu.

"Saya masukan ke rumah sakit di sana karena dekat dengan rumah. Mau tak bawa ke RSU Soetomo, banyak info jika tidak menerima baru. Saya bawa ke sana (RSU dr Soetomo) ternyata balik juga percuma," ujarnya.

Pembiayaan rumah sakit milik suami Nur Laily, Muhammad Shochib

Baca Juga: Pasien 2 RS Surabaya Dievakuasi ke Halaman, Bertahan di Tenda Darurat

"Memang saya bawa suami bukan ke rumah sakit rujukan Covid-19, jadi BPJS kami tidak berlaku," imbuhnya.

Ia menerangkan, sejak awal dirinya diberitahu jika biaya perharinya perawatan di rumah sakit swasta itu mencapai Rp 3 juta hingga Rp 4 juta. Saat itu suaminya dimasukkan ke ruang isolasi.

"Biaya Rp 3 juta sampai Rp 4 juta itu sudah termasuk kamar, APD hingga dokter. Tahunya pas pulang saya dibebankan biaya total 10 hari dirawat sebesar Rp 27 juta. Yang termahal itu biaya APD, satu harinya dibebankan Rp 1,5 juta. Total Rp 15 juta selama menjalani perawatan selama 10 hari," paparnya.

Ibu anak satu anak itu melanjutkan, sebelumnya suaminya disebut reaktif setelah rapid test.

Baca Juga: Pasien Demam Berdarah Mulai Penuhi RSUA Ponorogo

Namun setelah menjalani swab maka diketahui jika suaminya negatif Covid-19.

"Di hari keempat di rumah sakit, suami menjalani swab ternyata hasilnya negatif Covid-19. Suami saya ternyata kena penyakit asam lambung," katanya.

"Saya telepon pengaduan minta keringanan biaya. Sampai sekarang tidak ada bantuan dari siapapun. Terpaksa saya hutang di perusahaan tempat suami bekerja dan saudara-saudara. Bapak kerja di salah satu perusahaan swasta di (Tanjung) Perak," tambahnya.

Ia mempertanyakan alasan APD tidak mendapat bantuan dari pemerintah. Sehingga tidak dibebankan kepada pasien.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.