Rabu, 17 Jun 2026 16:50 WIB

Tahlil Sederhana Bakal Digelar saat 40 Hari Meninggalnya Didi Kempot

Makam Didi Kempot di TPU Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi
Makam Didi Kempot di TPU Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi

jatimnow.com - Didi Kempot sudah meninggalkan sobat ambyar untuk selamanya. Hari Jumat (12/6/2020), merupakan 40 hari meninggalnya penyanyi dengan julukan The Godfather of Broken Heart itu.

Eni Swinawati, juru bicara keluarga Didi Kempot mengatakan, 40 hari meninggalnya ayah angkatannya itu akan digelar secara sederhana.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Cuma sederhana saja. Pengajian dan tahlilan," ujar Eni, Kamis (11/6/2020).

Eni menambahkan, rencananya keluarga akan mengadakan khataman alquran dari pagi hingga sore hari. Kemudian dilanjutkan dengan tahlilan pada malam harinya.

"Jumat pagi itu rencananya akan ada khataman alquran sampai sore dan habis sholat isya itu ada zikir, tahlilan dari tetangga," jelasnya.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

Dia menyebut, acara tahlilan rencananya akan dilaksanakan secara sederhana dan hanya dihadiri oleh kerabat dekat serta tetangga rumah saja. Ini dilakukan mengingat saat ini masih masa Pandemi Covid-19.

Sementara untuk sobat ambyar rencananya juga akan menggelar acara 40 hari meninggalnya Didi Kempot pada Sabtu (13/6/2020).

"Memang dibatasi kerabat dan tetangga saja karena kondisi Covid-19. Yang mengikuti acara tahlilan juga harus pakai masker. Untuk sobat ambyar infonya hari Sabtu," tambah Eni.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

Eni juga menyampaikan permintaan maaf, karena Saputri, istri almarhum Didi Kempot sedang sakit. Ibundanya itu saat sedang fokus beristirahat, sehingga tidak bisa memberi keterangan kepada awak media yang datang ke Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

"Mama lagi nggak enak badan, harus istirahat total nggak bisa diganggu dulu. Kemarin juga baru periksa, harusnya opname tapi ini minta obat jalan saja," ucapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.