Rabu, 17 Jun 2026 21:27 WIB

Swab Ojol di Surabaya yang Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19 Positif

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 09 Jun 2020 22:29 WIB
Ketua Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim, dr. Joni Wahyuhadi
Ketua Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim, dr. Joni Wahyuhadi

jatimnow.com - DAW, seorang driver ojek online (ojol) yang meninggal dan dimakamkan tanpa protokol Covid-19 ternyata positif Corona. Hal itu dipastikan Ketua Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim dr. Joni Wahyuhadi.

"Dalam pemeriksaan yang dilakukan RSU dr Soetomo, ditemukan flek di paru-paru yang bersangkutan. Yang bersangkutan juga memiliki penyakit bronkitis," terang dr Joni di Gedung Negara Grahadi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Selasa (9/6/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

dr Joni menjelaskan, sebelum meninggal, wanita itu mengalami patah tulang karena kecelakaan. Saat rapid test, wanita itu nonreaktif. Lalu dilakukan city scan dengan hasil lebih sensitif. Setelah itu, pasien dirujuk dari rumah sakit swasta ke RSU dr Soetomo hingga dilakukan pemeriksaan.

"Kita punya sistem scoring, apakah pasien ini berisiko terkena Covid-19 atau tidak. Karena memenuhi scoring, akhirnya dilakukan swab. Swab perlu waktu untuk mendiagnosa adanya Corona atau tidak," tambah dr Joni.

Setelah dilakukan swab, pasien tersebut lalu sempat akan dioperasi karena patah tulang. Namun sebelum dioperasi pasien dinyatakan meninggal dunia.

dr Joni yang juga menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) RSU dr Soetomo ini menyebut, pihak keluarga sebenarnya mengerti bahwa ini ada Covid-19. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pemulasaraan jenazah diminta pihak rumah sakit sudah sesuai protokol karena status PDP, tapi keluarga tidak mau sesuai protokol. Padahal justru rapid negatif yang bahaya karena belum terbentuk antibodi," paparnya.

Menurutnya, setelah meninggal, hasil swab pasien ini keluar dan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Pesan yang kita sampaikan, beliau sebelum kecelakaan mungkin OTG (orang tanpa gejala). Saat pemeriksaan menderita Corona dan diswab. Virus ini benar-benar bahaya, bisa menular dari banyak sel tubuh," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk diketahui, ratusan driver ojol dan keluarga pasien itu mendatangi Kamar Mayat RSU dr Soetomo pada Minggu (7/6/2020) malam. Mereka datang ke sana untuk menjemput jenazah pasien berstatus PDP tersebut.

Meski sempat terjadi ketegangan antara ratusan driver ojol dan pihak rumah sakit, para driver ojol ini akhirnya membawa pulang jenazah pasien. Jenazah wanita itu kemudian dimakamkan oleh keluarga dan para driver ojol tanpa protokol pasien Covid-19 pada umumnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.