Senin, 15 Jun 2026 11:27 WIB

Beraksi di 31 TKP, Empat Spesialis Jambret Tas Wanita Didor

Empat penjambret tas wanita ditembak kakinya oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya
Empat penjambret tas wanita ditembak kakinya oleh Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus empat tersangka spesialis jambret tas wanita yang beraksi di Kota Pahlawan. Keempatnya ditembak kakinya karena berusaha kabur saat disergap.

Keempat pelaku itu adalah Achmad Rizal (23), warga Jalan Rembang Selatan; Agam Maulana (20), warga Jalan Genting Asemrowo; Hery Setiawan (23), warga Jalan Gundi Rel Bubutan; dan Gilang (19), warga Jalan Sememi Jaya. Dari catatan polisi, keempat tersangka itu telah beraksi di 31 TKP.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Pada saat PSBB, mereka melakukan aksinya (menjambret) tiap hari. Dari catatan kami mereka sudah beraksi selama 31 kali di beberapa TKP di Surabaya dan sekitarnya," kata Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol Ardian Satrio Utomo, saat rilis via daring, Selasa (9/6/2020).

Mereka ditangkap unit Jatanras Polrestabes yang dipimpin Kanit Iptu Agung Kurnia Putra. Mereka semuanya merupakan residivis.

Barang bukti tas wanita hasil jambret komplotan yang diungkap Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya 

Selain itu dua diantaranya mantan napi yang bebas dalam program asimilasi dengan kasus yang sama dan satu diantaranya kasus narkoba.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mereka ini merupakan target kita yang sudah lama. Selain empat ini ada seorang pelaku yang saat ini masih DPO. Selama beraksi pelaku menyasar para pengendara perempuan yang sedang membawa tas," ungkap alumni akademi polisi (Akpol) 2006 ini.

Dalam aksinya, tambah Ardian, para tersangka mempunyai peran masing-masing diantaranya ada yang bertindak sebagai joki hingga eksekutor.

"Tersangka berinisial R perannya sebagai joki, tersangka H dan G berperan sebagai eksekutor. Selain itu ada pula yang bertindak sebagai penghalang (pengipas) apabila ada masyarakat atau orang lain yang melakukan pengejaran," papar mantan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini.

Dari interogasi petugas pelaku mengaku, dari hasil penjualan barang kejahatan digunakan para tersangka untuk pesta sabu-sabu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mereka mengaku hasilnya digunakan untuk pest sabu-sabu dan kebutuhan hidup sehari-hari," terangnya.

Selain tersangka, polisi juga menyita 15 tas perempuan dan beberapa identitas dari korban serta dua unit motor yang biasanya digunakan pelaku untuk beraksi.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.