Kamis, 18 Jun 2026 08:03 WIB

Anak 7 Tahun di Surabaya Bikin Dua Jambret Masuk Penjara

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 04 Jun 2020 14:23 WIB
Dua jambret HP diamankan di Mapolsek Gayungan, Surabaya
Dua jambret HP diamankan di Mapolsek Gayungan, Surabaya

jatimnow.com - Dua pemuda ditangkap Unit Reskrim Polsek Gayungan setelah teridentifikasi menjambret sebuah handphone di depan minimarket Jalan Gayungsari Barat, Surabaya. Dua pelaku terlacak setelah aksinya terekam CCTV.

Dua jambret itu bernama I Ketut Widya Dharma (26) dan Bambang Hermawan (26), keduanya warga Jalan Nginden gang 2, Sukolilo, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Hedjen Oktianto mengatakan, penjambretan terjadi sekitar pukul 19.15 Wib, Minggu (31/5/2020). Korbannya adalah seorang anak berusia 7 tahun.

"Jadi saat itu korban ditinggal ibunya di dalam mobil untuk belanja di minimarket. Korban ini dipegangi handphone. Ternyata dari jauh korban ini sudah diamati atau diintai pelaku," terang Hedjen, Kamis (4/6/2020).

Setelah dipastikan aman, pelaku Ketut langsung mendatangi mobil korban dan mengetuk kaca mobil. Setelah kaca mobil dibuka, handphone merek Samsung A 51 yang dipegang korban langsung dirampas.

Kemudian, pelaku Bambang yang bertugas sebagai joki, langsung tancap gas motornya untuk meninggalkan tempat kejadian bersama pelaku Ketut.

Anak 7 tahun itu kemudian berteriak dan didengar ibunya, Sukma Wardani (42). Setelah mendapat cerita dari anaknya, Sukma langsung melapor ke Polsek Gayungan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dapat laporan itu kami langsung cek TKP. Mencari saksi-saksi yang mungkin melihat kejadian tersebut, termasuk memeriksa CCTV minimarket. Ternyata saat kami cek CCTV, kedua pelaku terekam jelas. Langsung kami lakukan penyelidikan," jelasnya.

Keesokan harinya, Hedjen dan timnya mengetahui keberadaan pelaku Ketut. Pelaku ditangkap saat berada di rumahnya di Nginden, Surabaya. Dari keterangan Ketut, pelaku Bambang akhirnya diamankan.

"Saat kami amankan mereka, kami menunjukkan rekaman CCTV. Mereka akhirnya mengakui semua perbuatannya," tambah mantan Katim Respatti Polrestabes Surabaya tersebut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam pemeriksaan kedua jambret itu mengaku sudah empat kali melakukan aksinya. Tak hanya menjambret, keduanya juga mengaku pernah mencuri dua tabung elpiji sebanyak di kawasan tempat tinggalnya.

"Untuk terangka Ketut, dia adalah residivis atas kasus yang sama, pencurian dengan kekerasan (curas) pada Tahun 2010. Saat ini kasusnya masih akan kembangkan, untuk mencari tahu kemungkinan korban atau TKP lainnya," pungkas Hedjen.

Dari kasus ini, penyidik menyita barang bukti satu handphone merek Samsung A 51, motor Mio J bernopol L 2825 BF, uang tunai Rp 737 ribu dan kaos lengan panjang berwarna biru yang digunakan Ketut saat beraksi. Kedua tersangka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.