Senin, 15 Jun 2026 10:18 WIB

Komplotan Perampok Truk dan Pikap Antar Kota Didor Polisi di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 03 Jun 2020 15:44 WIB
Tiga perampok truk ditembak Unit Resmob Polrestabes Surabaya
Tiga perampok truk ditembak Unit Resmob Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Petualangan tiga perampok pambajak truk lintas kota akhirnya terhenti di tangan Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Tiga rampok itu terpaksa ditembak kakinya lantaran melawan menggunakan celurit saat ditangkap.

Ketiga rampok itu masing-masing bernama Arief Hidayat (35) dan Abdul Mukti (32), keduanya warga Jalan Semampir, Surabaya serta Honawi (40) warga asal Sampang, Madura.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ketiga pelaku ini kami amankan kemarin saat melintas di Jalan Kerto Menanggal Surabaya. Mereka kami buru cukup lama karena cukup licin," terang Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana, Rabu (3/6/2020).

"Ketika hendak kami sergap itu, mereka menyerang anggota dengan senjata tajam jenis celurit. Di situ kemudian kami berikan tindakan tegas dengan menembak betis kakinya," tambahnya.

Arief menambahkan, sejatinya komplotan perampok ini berjumlah empat orang. Namun salah seorang pelaku berinisial AN alias Sadat sudah mendekam di Lapas Medaeng karena terjerat kasus narkoba.

"AN inilah yang menjadi otak aksi pembajakan truk beberapa waktu lalu," jelas Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam aksinya, sindikat ini berpura-pura menyewa truk beserta sang sopir. Waktu itu truk yang disewa adalah milik salah satu perusahaan rental di kawasan Sidoarjo.

Seperti modus sebelumnya, sindikat ini menawarkan kepada sang sopir untuk mengangkut besi tua. Tergiur dengan upah yang dijanjikan, sopir setuju dengan ajakan para pelaku.

"Sebagian tersangka dan sopir kemudian membawa truk itu menuju barat. Setiba di jalan tol, para tersangka mengancam sopir dengan celurit. Setelah berhenti, tersangka mengikat dan melakban mulut korban," bebernya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tak hanya itu, setelah berhasil membuat korban tak berdaya. Sindikat ini kemudian membuang korban di pinggir jalan kawasan Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. Kemudian truk dibawa kabur.

"Selain truk, sindikat ini juga mengincar mobil jenis pikap. Modusnya pun serupa," tandas Arief.

Dari catatan kepolisian, sindikat ini sudah beraksi lebih enam kali sejak 2017 lalu. Selain di Surabaya, mereka juga beraksi di beberapa kota di antaranya Pasuruan, Sidoarjo, Lamongan dan Mojokerto.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.