Senin, 15 Jun 2026 20:09 WIB

Gunung Merapi Meletus, ini Cara BMKG Antisipasi Gangguan Penerbangan

  • Penulis :
  • | Jumat, 11 Mei 2018 22:47 WIB
Kepala BMKG Pusat Dwikorita Karnawati
Kepala BMKG Pusat Dwikorita Karnawati

jatimnow.com - Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karnawati berkomitmen meningkatkan keselamatan publik pasca terjadinya erupsi Gunung Merapi. Termasuk diantaranya kemungkinan soal penerbangan yang terganggu abu vulkanik.

Beberapa alat pun disiapkan untuk dipasang di kawasan landasan udara demi keselamatan penerbangan, seperti automatic weather observation system (Awos) yang memiliki fungsi memantau kondisi cuaca, temperatur udara, dan kecepatan angin di landasan pacu.

 "Alat itu dapat membantu pilot memantau tekanan udara. Jadi biar halus landingnya," kata Dwikorita di Pendopo Sabha Swagata Banyuwangi, Jumat (11/5/2018) malam.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

 Hingga saat ini, katanya, dari 296 bandara se Indonesia yang berada dibawah pengelolaan dan pengawasan PT Angkasa Pura baru sejumlah 98 bandara yang terpasang alat tersebut.

 "Memang BMKG yang pasang alat itu di semua bandara. Dan yang sudah ada alat itu baru 98, jadi kurang 200-an," ujarnya.

 

Kepala BMKG Pusat Dwikorita Karnawati berbincang dengan awak media

Dalam waktu dekat, lanjut Dwikorita, alat tersebut akan dipasang dibeberapa bandara, yakni di Bandara Djuanda, Banyuwangi, Makassar dan Lombok untuk meningkatkan pemantauan kondisi cuaca.

Nantinya Awos tersebut akan dipasang di ujung-ujung landasan pacu bandara.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

 "Alat itu kita pasang di Bandara Juanda Surabaya, Banyuwangi, Makassar, dan Lombok. Yang kita lakukan semata-mata untuk meningkatkan keselamatan," tegasnya.

 Sebelumnya, Gunung Merapi yang  terletak di Kabupaten Klaten, Megelang, Boyolali dan Sleman meletus freatik pada Jumat (11/5/2018) sekitar pukul 07.32 Wib.

 Letusan yang disertai suara gemuruh dengan tekanan sedang hingga kuat dan tinggi di kolom 5.500 meter dari puncak kawah. Letusan melontarkan abu vulkanik, pasir dan material piroklatik.

 

Baca Juga: BMKG Ungkap Lima Daerah di Jatim Diintai Hujan Petir, Gresik Waspada Ganda

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Erwin Yohanes 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.