Rabu, 17 Jun 2026 13:01 WIB

Ini Kata Risma Setelah Nantinya Tidak Jadi Wali Kota Surabaya

Wali Kota Tri Rismaharini (foto dokumen)
Wali Kota Tri Rismaharini (foto dokumen)

jatimnow.com - Tri Rismaharini tidak mengetahui dan mempunyai rencana setelah dirinya tidak menjadi Wali Kota Surabaya.

Menurut Wali Kota Risma, situasi Pandemi Covid-19 ini membuatnya belum tahu langkah ke depan dirinya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Aku juga belum tahu, aku juga belum tahu. Nanti mungkin kurang satu bulan," ungkap Wali Kota Risma yang mengenakan baju kebaya warna orange saat live di Instagram @puspaga.sby dari Balai Kota Surabaya, Minggu (31/5/2020) pagi.

Capture live Instagram @puspaga.sby

Puspaga Surabaya adalah Pusat Pembelajaran Keluarga Layanan Satu Pintu Masalah Anak dan Keluarga.

"Sekarang saya gak bisa mikir. Apalagi kena ini (Pandemi Covid -19), saya ndak bisa mikir, buyar semua ya," kata Wali Kota Risma yang merupakan kader PDIP ini.

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Wali Kota Risma merayakan ulang tahun Surabaya ke-727 di Taman Surya Surabaya

Perlu diketahui, Wali Kota Risma merupakan salah satu pengurus DPP PDIP.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Risma berduet dengan Bambang DH pada Pilkada 2010 dan menang. 

Di tengah perjalanan, Bambang DH mundur karena mencalonkan sebagai Gubernur Jatim. Bambang digantikan oleh Whisnu Sakti Buana, putra politisi senior PDIP yang terpilih secara aklamasi sebagai Wakil Wali Kota dalam sidang paripurna DPRD Kota Surabaya pada 2013 dan resmi dilantik pada Tahun 2014.

Pada Pilkada Serentak 2015, pasangan Risma-Whisnu terpilih kembali. Risma yang didampingi Whisnu akan mengakhiri tugasnya pada 2021.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.