Selasa, 16 Jun 2026 15:38 WIB

Keluhkan Penanganan Covid-19

Organisasi Advokat ini Siap Beri Pendampingan pada Dokter RS Royal

Tangkapan layar utas Aditya C Janottama melalui akun Twitter @cakasana
Tangkapan layar utas Aditya C Janottama melalui akun Twitter @cakasana

jatimnow.com - Tweet viral yang dibuat oleh Aditya C. Janottama berbuntut panjang. Pernyataan manajemen rumah sakit (RS) Royal pada dr Aditya-dokter 'whistleblower' (pelapor) itu justru disayangkan berbagai pihak, termasuk DPD Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur.

Baca juga:

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Saya rasa apa yang disampaikan dokter itu kan sebagian pengalamannya sendiri, juga teman-temannya sejawat," ujar Ketua DPD KAI Jawa Timur Abdul Malik melalui siaran pers yang diterima jatimnow.com, Jumat (29/5/2020)

Malik mengatakan, tidak seharusnya pihak rumah sakit membuat pernyataan yang membuat dokter tersebut tertekan.

Ketua DPD KAI Jawa Timur Abdul Malik 

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Sebab, apa yang disampaikan dr Aditya C Janottama justru bisa menjadi informasi berharga bagi banyak pihak untuk melakukan pembenahan penanganaan Covid-19.

"Apa yang disampaikan dr Aditya Janottama mestinya bisa jadi bahan evaluasi pemerintah, dalam hal ini tentu Pemkot Surabaya," katanya.

"Covid-19 ini persoalan nyawa warga loh. Kalau masalah penanganannya bermasalah dan dikeluhkan oleh tenaga medis, ya harusnya ditindaklanjuti. Jangan buru-buru dicap hoaks dan ditekan," imbuhnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Menindaklanjuti beredarnya pernyataan dari pihak RS Royal, Abdul Malik mengakui siap memberikan bantuan hukum kepada dr Aditya Janottama.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk dukungan agar dokter dan tenaga medis lainnya berani bersuara, demi penanganan Covid-19 yang lebih baik.

"Kasihan loh mereka itu (dokter dan tenaga medis) nyawanya sudah dikorbankan ketika menangani Covid-19. Masak ketika mereka sambat, malah ditekan," jelas Malik.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.