Kamis, 18 Jun 2026 12:03 WIB

Jokowi Minta Tambahan Aparat untuk Disiplinkan Masyarakat Jatim

Presiden Joko Widodo (Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto)
Presiden Joko Widodo (Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengirimkan tambahan aparat untuk wilayah Jawa Timur, di mana kasus Covid-19 semakin meningkat.

Aparat gabungan tersebut akan mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan sebelum diterapkannya tatanan norma baru (new normal) pandemi Covid-19.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat membuka rapat terbatas persiapan pelaksanaan protokol tatanan normal baru produktif dan aman Covid-19 melalui video conference di Istana Merdeka, Rabu (27/5/2020).

"Saya kemarin juga memerintahkan kepada gugus tugas kepada Panglima TNI dan Kapolri, untuk di Jatim misalnya, untuk kita tambah bantuan pasukan aparat di sana agar bisa menekan kurvanya agar tidak naik lagi," ujarnya.

Presiden Jokowi juga meminta jajarannya agar melihat kembali kesiapan setiap daerah dalam mengendalikan virus sebelum normal baru diterapkan, khususnya di daerah-daerah yang kurva angka kasus semakin bertambah.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Selain itu, ia meminta agar pengujian sampel dan pelacakan yang agresif terhadap ODP dan PDP terus dilakukan serta memastikan dilakukannya isolasi secara ketat.

"Ini kita lakukan pada provinsi-provinsi yang kurvanya masih naik," tambah Presiden Jokowi.

 

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.