Rabu, 22 Jul 2026 04:33 WIB

Seorang TKA asal China di Jember Menolak Dipulangkan

Mr Cui Changqing, TKA China dijaga kepolisian saat bertahan di Bandara Banyuwangi
Mr Cui Changqing, TKA China dijaga kepolisian saat bertahan di Bandara Banyuwangi

jatimnow.com - Mr Cui Changqing, seorang tenaga kerja asing (TKA) asal China menolak dipulangkan dari Banyuwangi menuju negara asalnya. Pria itu memilih bertahan di Bandara Banyuwangi.

Sejumlah petugas gabungan dari TNI-Polri dan petugas bandara menjaga Mr Cui agar tidak kembali bikin ulah. Sebab pada Senin (25/5/2020), TKA itu sempat mengamuk dan bersembunyi di bawah kolong bus.

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Kita terus lakukan negosiasi apa yang dia minta. Kita hati-hati dalam penanganan WNA. Kita tidak mau gegabah," kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Selasa (26/5/2020).

Menurut Arman, beberapa anggota dan Kapolsek Rogojampi Kompol Agung Setyo Budi hingga saat ini memantau Mr Cui selama 24 jam. Negosiasi oleh petugas juga terus dilakukan untuk mengetahui keinginan TKA asal China yang bekerja di salah satu pabrik semen di Jember itu.

"Selama 24 jam kita pantau. Apa yang dia mau kita turuti. Sepertinya yang bermasalah itu si TKA ini. Mulai berbuat ulah dengan teriak-teriak dan tidak mau memberikan penjelasan yang jelas," paparnya.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

Menurut Arman, beberapa negosiator telah didatangkan untuk mengetahui alasannya tidak mau dipulangkan ke negara asalnya. Dalam negosisasi itu, Mr Cui mengaku belum puas dengan hak-haknya dari perusahaan tempatnya bekerja.

Sementara itu EGM Bandara Banyuwangi, Heru Karyadi mengatakan, terdapat 150 TKA asal China yang bekerja di Jember dan hendak dipulangkan melalui Bandara Banyuwangi ke Jakarta menuju China.

Namun, lanjut Heru, dari 150 warga negara asing (WNA) tersebut terdapat 146 orang yang memiliki kelengkapan dokumen.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

"Tetapi dari 150 yang diberangkatkan hanya 146. Sisa WNA ada 4 batal diberangkatkan karena dokumennya belum clear," jelasnya.

Rencananya, empat WNA tersebut akan dikembalikan kepada pihak pabrik semen di Jember. Sedangkan para TKA yang dipulangkan pada Senin (25/5) diawasi secara ketat oleh TNI-Polri, petugas bandara dan petugas kesehatan sesuai protokol kesehatan antisipasi penyebaran Covid-19.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.