Kamis, 18 Jun 2026 02:20 WIB

12 Ribu Masker Dibagikan ke Pedagang Pasar Tradisional di Ponorogo

Pembagian masker untuk para pedagang dan pembeli di pasar-pasar tradisional di Ponorogo dari Anggota Komisi V DPR RI Sri Wahyuni
Pembagian masker untuk para pedagang dan pembeli di pasar-pasar tradisional di Ponorogo dari Anggota Komisi V DPR RI Sri Wahyuni

jatimnow.com - Anggota Komisi V DPR RI Sri Wahyuni kembali membagikan 12 ribu masker kepada para pedagang dan pembeli di sejumlah pasar tradisional Ponorogo. Masker itu dibagikan gratis untuk membantu memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Reog.

"12 ribu masker itu kami bagikan kepada para pedagang dan pembeli, tentu untuk mencegah penyebaran Virus Corona di pasar-pasar tradisional," ujar Sri Wahyuni, Rabu (20/5/2020).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kader Partai NasDem ini menyebut, pembagian masker itu juga untuk mengantisipasi penularan Virus Corona yang mungkin saja terjadi jelang Idul Fitri 2020. Sebab beberapa hari jelang lebaran, masyarakat terbiasa berbondong-bondong belanja ke pasar-pasar tradisional.

Pembagian masker untuk para pedagang dan pembeli di pasar-pasar tradisional di Ponorogo dari Anggota Komisi V DPR RI Sri WahyuniPembagian masker untuk para pedagang dan pembeli di pasar-pasar tradisional di Ponorogo dari Anggota Komisi V DPR RI Sri Wahyuni

"Di Pasar Relokasi, Pasar Sambit, Pasar Mlarak, Pasar Sumoroto, Pasar Jenangan dan Pasar Jetis. Tim saya membagikan masker di enam pasar tersebut, terutama ke pedagang dan pembeli," tambah Wahyuni.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Wahyuni menambahkan, meski tercatat ada 18 pasien positif Covid-19 di Ponorogo, tetapi 8 lainnya sudah dinyatakan sembuh.

"Saat ini sudah ada 8 pasien positif Covid-19 sembuh. Mudah-mudahan pasien yang masih dirawat satu per satu lekas sembuh," harapnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sementara itu, Endro, salah satu pedagang pasar yang menerima pembagian masker tersebut mengaku senang. Menurutnya, masker menjadi salah satu penunjang utama saat dia berdagang pakaian di Pasar Relokasi.

"Masker ini penting buat jualan. Kan kita tidak tahu terkena Corona dari mana. Masker jadi salah satu alat buat mencegah," ungkapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.