Rabu, 10 Jun 2026 14:00 WIB

Kebijakan yang Berubah-ubah Bisa Gerus Kepercayaan Publik

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 19 Mei 2020 14:51 WIB
Gubernur Khofifah/ foto dokumen
Gubernur Khofifah/ foto dokumen

jatimnow.com - Surat Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi (Sekdaprov) Jawa Timur yang ditujukan kepada Ketua Badan Pelaksanaan Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya terdapat kejanggalan.

Surat bernomor 451/8127/012/2020 tentang perihal peninjauan kembali himbauan Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri di Masjid Al Akbar itu isinya tertulis 14 Mei 2018. Surat tersebut sudah direvisi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Peneliti senior dari Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam meminta pemerintah harus berhati hati untuk membuat policy di level operasional.

"Karena itu menyangkut kredibilitas pemerintah soal konsistensi dan ketegasan, juga kredibilitas dan seharusnya mempertimbangkan efek selain teknis isi," ujar Surokim, Selasa (19/5/2020).

"Jika sering berubah begitu akan bisa menggerus kredibilitas dan trust pada pemerintah dan pada gilirannya akan mematik ketidakpatuhan," tambahnya.

Peneliti Senior Surabaya Survei Center (SSC), Surokim Abdussalam

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Surokim yang juga Pengamat Politik dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) ini menegaskan, trust atau kepercayaan publik itu tumbuh jika pemerintah bisa konsisten dalam membuat policy atau kebijakan publik tidak berubah-rubah, apalagi dalam tempo pendek atau singkat.

"Jika trial error dan kemudian koreksi perubahan itu sering maka publik akan menganggap pemerintah tidak kapabel dan itu pada gilirannya akan menggerus trust publik kepada pemerintah," ujarnya.

Ia menilai, Pemrov Jatim harusnya selektif dan lebih berhati-hati karena dalam era pandemi ini semua akan jadi sensitif.

"Sehingga prinsip kehati-hatian menjadi penting dan kembali mengingatkan semua penyelenggara yang terkait penanganan Covid 19 itu mempertimbangkan dan menghitung dampak atau efek di samping akurasi dan clarity," katanya.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

"Sehingga policy operasional menjadi kredibel dan bisa meningkatkan trust pd pemerintah," tambahnya.

Sekdaprov Heru Tjhajono minta lebih memahami konteks pendemi Covid-19 yang menuntut kehati-hatian ekstra.

"Jangan sampai terulang kembali hal begini dikemudian hari. Sekali lagi perlu dihitung dan dicermati dalam pembuatan policy operasional," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.