Sabtu, 20 Jun 2026 02:41 WIB

Diundang Raja Salman, Wali Kota Risma Jadi Pembicara di Arab Saudi

Foto: Wali Kota Risma dan rombongannya, diantara Don Rosano dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan/Istimewa
Foto: Wali Kota Risma dan rombongannya, diantara Don Rosano dan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan/Istimewa

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memaparkan  keberhasilannya memimpin Kota Surabaya dalam forum yang bertema 'First International Conference on Humanizing Cities 2018'di Arab Saudi, Kamis (10/5/2018).

Dalam pemaparannya, Wali Kota Risma mengangkat tema mewujudkan kota yang manusiawi dan bermartabat.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Bahasan mulai penerapan program pendidikan gratis, kesehatan, pembangunan taman, infrastruktur jalan dan fasilitas olahraga dan sistem e-Government di Pemkot Surabaya diangat Risma sebagai materi.

Kabag Humas Pemkot Surabaya M. Fikser menjelaskan, kunjungan Wali Kota Risma ke Arab Saudi untuk memenuhi undangan dari Secretary General King Salman Center for Local Government.

Fikser yang mengawal Wali Kota Risma ke Arab Saudi, Kamis (10/5/2018) menjelaskan, pada saat menjadi pemateri, Wali Kota Risma memaparkan tentang berbagai pembangunan yang telah dilakukan di Kota Surabaya.

"Wali Kota Risma juga membahas upaya dalam menyiapkan warga untuk menghadapi dunia global," jelas Fikser.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Selain itu, Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu juga menjelaskan tentang pemberdayaan UKM, pemberdayaan perempuan dan anak muda.

"Jadi, semua hal yang telah dibangun Bu Wali di Surabaya, dipaparkan dalam forum itu," kata Fikser.

Melalui kunjungan itu, lanjut dia, rombongan Pemkot Surabaya dapat belajar tentang peran penting pemerintah daerah untuk mewujudkan kota yang manusiawi dan bermartabat.

"Yang paling penting, kita juga dapat meningkatkan jalinan kerjasama luar negeri dengan kota-kota yang berpartisipasi, terutama Arab Saudi," imbuhnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Fikser menjelaskan, kegiatan ini dapat dijadikan sebagai platform bagi para pemimpin daerah, pemegang kebijakan, peneliti, dan perwakilan pihak swasta, untuk mewujudkan kota yang layak huni sesuai kebutuhan dan keinginan warganya.

"Kegiatan konferensi ini menjadi langkah awal dalam membuat road map sejalan dengan visi transformasi negara tahun 2030," pungkasnya.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.