Kamis, 18 Jun 2026 18:01 WIB

Seorang Gadis di Trenggalek Dipukuli Ayah Kandung Pakai Balok Kayu

Kasat Reskrim Polres Trenggalek Iptu Bima Sakti menunjukkan kayu balok yang dipakai pelaku untuk memukuli anak kandungnya
Kasat Reskrim Polres Trenggalek Iptu Bima Sakti menunjukkan kayu balok yang dipakai pelaku untuk memukuli anak kandungnya

jatimnow.com - Hanya gara-gara tidak menghiraukan saat disuruh menambah daya baterai handphone, seorang gadis di Trenggalek dihajar ayah kandungnya dengan kayu balok. Sang anak terluka, ayahnya dipenjara.

Ayah kejam itu berinisial JP (49). Sedangkan anak perempuannya berinisial PS (14). Kekerasan dalam rumah tangga itu terjadi 26 Maret 2020 di rumah keduanya di Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Pelaku ini ayah kandung korban. Pemicunya karena pelaku emosi," terang Kasat Reskrim Polres Trenggalek, Iptu Bima Sakti, Rabu (13/5/2020).

Menurut Bima, peristiwa bermula saat pelaku hendak menambah daya baterai handphone. Karena tidak bisa, pelaku memanggil anak perempuannya itu untuk meminta tolong. Karena panggilannya tidak dihiraukan, pelaku mendatangi anaknya dan langsung melayangkan pukulan dengan tangan kosong.

"Karena tidak bisa mengendalikan emosinya, pelaku mengambil kayu balok dan memukulkan ke anaknya tersebut," jelas Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Akibatnya, korban mengalami luka robek di kepala kiri sepanjang empat sentimeter, pada kepala belakang kiri sepanjang lima sentimeter. Lantaran sempat menangkis pukulan ayahnya, tangan kiri korban mengalami patah tulang.

"Setelah emosi pelaku mereda, pelaku meminta anaknya mandi dan ganti baju karena baju anaknya banyak darah. Setelah itu pelaku tidur," tambah mantan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya ini.

Saat ayahnya tidur, korban bercerita kepada pamannya. Oleh pamannya korban dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek untuk mendapat perawatan. Selain itu, korban dibantu keluarganya yang lain melapor ke Polres Trenggalek.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Setelah mendapat laporan dan mendapat alat bukti yang cukup, Tim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Trenggalek menangkap pelaku di rumahnya.

"Pelaku ini memang dikenal tempramen, sering marah-marah," tandas Bima.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.