Senin, 15 Jun 2026 20:17 WIB

Wali Kota Risma Sebut Ada 16 Klaster Covid-19 di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Minggu, 10 Mei 2020 20:14 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beberkan klaster penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beberkan klaster penyebaran Covid-19 di Kota Pahlawan

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyebut terdapat 16 klaster penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kota Pahlawan. Klaster itu tercatat dari hasil kerja keras Pemkot Surabaya dan jajaran dalam melakukan tracing warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

16 klaster tersebut, pertama dari klaster luar negeri, kedua area publik sebanyak sembilan, ketiga klaster Jakarta dan tempat kerja berjumlah tiga. Kemudian dari klaster seminar dan pelatihan ada dua dan perkantoran berjumlah dua serta asrama.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Wali Kota Risma menambahkan, ketika ada warga yang positif maka belum tentu orang tersebut masuk dalam kategori klaster baru. Ia mencontohkan klaster dari luar negeri. Dari klaster ini, petugas terus menelusuri kontak orang itu dengan siapa saja. Jika dalam penelusuran ditemukan ada yang terkonfirmasi, maka orang itu menjadi satu bagian dengan klaster luar negeri.

"Seperti yang terjadi di PT HM Sampoerna. Itu bukan lah klaster baru," ungkap Wali Kota Risma saat menggelar konferensi pers di Halaman Balai Kota Surabaya, Minggu (10/5/2020).

Dari 16 klaster itu, Wali Kota Risma merinci, jumlah pasien terbaru per 9 Mei 2020. Pertama orang dalam pemantauan (ODP) dengan total 2.957, terdiri dari 153 rawat inap dan 587 rawat jalan. Kemudian yang sudah selesai dipantau sebanyak 2.217.

"Kalau pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 1.540. Dari situ terbagi rawat jalan 273 dan rawat inap 663. Sudah terpantau 601 dan meninggal 3 orang," terangnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 jumlahnya mencapai 667 orang. Dari angka tersebut, 343 di antaranya tengah dirawat inap dan 144 orang rawat jalan. Sedangkan pasien sembuh mencapai 100 orang.

"Kemudian yang meninggal jumlahnya 80 orang," tegas Wali Kota Risma.

Dari semua itu, lanjut Wali Kota Risma, orang dalam risiko (ODR) totalnya 4.818, terdiri dari 210 masih dipantau, selesai dipantau 4.548. Pekerja Migran Indonesia (PMI) selesai dipantau 11 orang dan PMI masih dipantau 49. Kemudian PMI dalam pantauan jumlahnya 49.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita telusuri terus. Misal si A ini kemana, A berjabat tangan dengan B, lalu kemana lagi itu terus kita cari. Makanya ada jumlah 4.818 itu. Kita terus awasi," ungkapnya.

Wali Kota Risma menegaskan, sebenarnya pada waktu itu jumlahnya masih sekitar 4 ribuan. Lantaran terhambat alat, maka sulit dipisahkan dengan anggota keluarganya.

"Sekarang ini sudah bisa. Kemarin kita tes swab 1.083 orang. Di situ kita langsung bisa pisahkan yang positif dan negatif," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.