Rabu, 17 Jun 2026 19:43 WIB

Machfud Arifin Sebar Bantuan APD ke RS Rujukan Covid-19 di Surabaya

Machfud Arifin saat memberikan bantuan APD untuk mendukung penanganan pasien Covid-19 di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya
Machfud Arifin saat memberikan bantuan APD untuk mendukung penanganan pasien Covid-19 di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya

jatimnow.com - Mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin memberikan bantuan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara H.S Samsoeri Mertojoso, Jalan Ahmad Yani, Surabaya untuk mendukung penanganan pasien Virus Corona (Covid-19).

Bantuan yang diberikan Machfud Arifin itu berupa hazmat, masker N95, face shield, cabinet steri, sepatu boot, hand sanitizer, disinfektan, nurse cap atau penutup kepala dan pakaian pelindung diri hingga alat semprot disiinfektan. Bantuan diserahkan langsung ke manajemen rumah sakit milik Polri itu pada Jumat (8/5/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Rumah Sakit Bhayangkara ini kan salah satu rumah sakit rujukan penanganan Covid-19. Jelas sangat membutuhkan alat pelindung diri, hand sanitizer untuk dokter untuk perawat," kata Machfud Arifin di sela memberikan bantuan.

Bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis sebelumnya sudah diserahkan oleh Calon Wali Kota Surabaya itu ke Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dan RSU dr Soetomo, Surabaya.

Machfud Arifin saat memberikan bantuan APD untuk mendukung penanganan pasien Covid-19 di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, SurabayaMachfud Arifin saat memberikan bantuan APD untuk mendukung penanganan pasien Covid-19 di RS Bhayangkara Polda Jatim, Jalan Ahmad Yani, Surabaya

"Selain Rumah Sakit Bhayangkara, kita juga memberikan bantuan kepada RSI, RSAL, kemudian Rumah Sakit Unair," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim Kombes Pol dr Komang menyebut, sebagai rumah sakit rujukan pasien Covid-19, Rumah Sakit Bhayangkara ini sangat membutuhkan APD untuk tenaga medis.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan dari para donatur dari mana saja, karena ini sangat membantu kami dalam memberikan pelayanan. Karena Rumah Sakit Bhayangkara Samsoeri ini ditunjuk salah satunya sebagai rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19 tingkat Jawa Timur dan Kota Surabaya," ujar dr Komang.

Menurutnya, sejak ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan pasien Covid-19, sampai saat ini RS Bhayangkara Polda Jatim sudah menangani 60 pasien. Dari jumlah tersebut, yang masih dirawat 25 pasien. Dari 25 pasien itu yang statusnya keluarga kepolisian hanya 8 orang.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jadi kami tidak semata-mata merawat keluarga anggota kepolisian saja, tapi kami juga melayani masyarakat umum, masyarakat Jawa Timur, masyarakat Surabaya," tutur dr Komang.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.