Kamis, 18 Jun 2026 18:57 WIB

Fiber Optik Liar di Surabaya, Kadis PU: Sudah Banyak Kita Potong

Balai Kota Surabaya/ ilustrasi jatimnow.com
Balai Kota Surabaya/ ilustrasi jatimnow.com

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menertibkan jaringan fiber optik (FO) yang tidak memiliki izin (liar).

Salah satu contohnya jaringan FO di Jalan Arief Rahman Hakim pada Maret lalu tim dari Pemkot Surabaya melakukan penertiban.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Cuma tindakan perapian saja, kabel-kabel diikat menjadi satu," kata Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto, Jumat (8/5/2020).

Ia kembali menegaskan siap melakukan penertiban bila sudah mengantongi surat bantuan penertiban (bantib). Ia menyarankan agar jatimnow.com mengkonfirmasi itu ke Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Surabaya.

"Tergantung bantib. Tanya PU," jawab Irvan. 

Ia menambahkan bahwa berdasarkan data pelaksanaan bantib dan pengawasan utilitas sudah dilakukan penertiban. 

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati mengaku kabel FO sudah banyak yang ditertibkan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Sudah banyak yang dipotong sama Pak Kasatpol. Data ada di Pak Kasatpol," jawab Erna saat dihubungi jatimnow.com.

Sedangkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan (II) Pemkot Surabaya, Ikhsan yang membidangi masalah utilitas belum memberikan penjelasan. Saat didatangi Jumat (8/5) siang di ruang kerjanya, Ikhsan tidak ada di tempat.

Kepala Dinas Kominfo Surabaya, M Fikser mengatakan sebelum menertibkan fiber optik yang tidak berizin, pihaknya terlebih dahulu memanggil pihak terkait. 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Selama ini kami panggil. Jadi setiap proses optik yang tidak berizin, ada tim utilitas yang akan melihat," kata M Fikser.

 

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.