Kasus Pasar di Bojonegoro Bisa Jadi Klaster Baru Covid-19
- Penulis : Jajeli Rois
- | Kamis, 07 Mei 2020 20:53 WIB
jatimnow.com - 86 pedagang di pasar tradisional kota Bojonegoro reaktif atau positif rapid test. Kondisi tersebut bakal menjadi klaster baru penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur.
"Bisa jadi klaster baru," ujar Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Jawa Timur, dr Kohar Hari Santoso saat jumpa pers bersama Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak dan Tim Gugus Tugas Covid-19 lainnya di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (7/5/2020).
Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029
dr Kohar menerangkan, Tim Gugus Tugas Covid-19 Jatim akan mendalami lebih jauh perkembangan yang terjadi di Bojonegoro.
"Ini kita dalami lebih jauh. Kita akan tracing lebih jauh," tuturnya.
Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong
dr Kohar yang juga Direktur Rumah Sakit Saiful Anwar Malang ini menyebut bahwa persebaran Covid-19 di pasar lebih berisiko. Pengalaman itu terjadi pada para pedagang di Pasar Pujon, Malang.
"Di Pujon ada orang mobilitasnya tinggi. Pedagangnya riwa-riwi (lalu lalang) Surabaya-Batu-Pujon," ungkapnya.
Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China
"Orang lalu lalang, mobilitasnya tinggi ini OTG (orang tanpa gejala). Ini bisa bikin spreading (menyebar)," tambah dr Kohar.
Dia berharap kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tertib dan disiplin melakukan physical distancing, mengenakan masker, menjaga kebersihan dan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan yang sangat urgent.
Editor : Narendra BakrieURL : https://jatimnow.id/baca-26289-kasus-pasar-di-bojonegoro-bisa-jadi-klaster-baru-covid19