Kamis, 18 Jun 2026 22:09 WIB

Cegah Covid-19, Pasar Ternak di Kota Probolinggo Ditutup Mulai 12 Mei

Pasar ternak di Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo
Pasar ternak di Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo

jatimnow.com - Pasar ternak di Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo ditutup oleh pemerintah daerah setempat. Penutupan diberlakukan mulai Selasa (12/5/2020) pekan depan.

"Kegiatan jual beli sapi mulai tanggal itu sudah tidak diperbolehkan bagi pedagang dan pembeli," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo, Sudiman, Kamis (7/5/2020).

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Sudiman menambahkan, langkah itu diambil Pemkot Probolinggo karena sejumlah hal di antaranya banyaknya pedagang sapi dari berbagai daerah termasuk wilayah Jawa Barat datang di pasar itu saat hari pasar dibuka.

"Ini sebagai bentuk antisipasi meluasnya penyebaran Virus Corona (Covid-19). Jika ini dibiarkan dikhawatirkan ada warga yang terpapar dan menjadi kluster baru dalam penyebarannya," jelas Sudiman.

Faktor lain yaitu para pedagang dan pembeli sapi di pasar ini masih belum tertib memakai makser.

"Situasi itu sangat rentan terhadap penyebaran Virus Corona karena warga juga bergerombol di pasar tersebut," ungkapnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Sebelum penutupan diberlakukan, pihaknya bersama dengan dinas terkait melakukan sosialisasi kepada para pedagang dan pembeli.

"Jadi kami tegaskan kepada masyarakat tidak ada lagi proses jual beli sapi di pasar ternak itu," ujarnya.

Sudiman menegaskan, pasar ternak itu tidak hanya menjual sapi saja, tapi juga kambing.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

"Yang tidak diperbolehkan hanya jual beli sapi. Untuk jual beli kambing masih kita perbolehkan dengan pertimbangan tidak seramai saat jual beli sapi digelar," tegasnya.

Jika masih ada warga yang tidak mengindahkan imbauan penutupan tersebut, Pemkot Probolinggo akan mengambil langkah tegas.

"Kita akan pantau dalam pembelakuan Selasa pekan depan, seperti apa kondisi riilnya. Kita berharap semoga warga bisa sadar dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.