Senin, 15 Jun 2026 03:59 WIB

Pasar di Bojonegoro Berpotensi Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19?

Ilustrasi rapid test (Foto: Antara/Bayu Pratama via Republika)
Ilustrasi rapid test (Foto: Antara/Bayu Pratama via Republika)

jatimnow.com - Klaster-klaster baru penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di Jawa Timur dimungkinkan bertambah. Salah satu lokasi yang berpotensi menjadi klaster baru yaitu pasar kota Bojonegoro.

Di pasar tradisional kota Bojonegoro ini ditemukan 86 pedagang reaktif atau positid rapid test, setelah Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro merapid test 269 pedagang di sana.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Klaster pertama yang menyumbang pasien positif Covid-19 atas hasil tes swab di Jatim yaitu klaster Sukolilo. Ratusan peserta Pelatihan Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya itu tersebar di hampir seluruh wilayah di Jatim.

Klaster selanjutnya yang juga menyumbang angka pasien positif Covid-19 di Jatim yaitu klaster Temboro atau Pondok Pesantren (Ponpes) Al Fatah Temboro, Magetan. Klaster ini mencuat setelah Pemerintah Malaysia mengumumkan 43 warganya yang menjadi santri di Temboro positif Covid-19.

Baca juga:  269 Pedagang Pasar di Bojonegoro Dirapid Test Corona, 86 Positif

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Lalu muncul klaster Sampoerna atau para pekerja pabrik rokok PT HM Sampoerna Kali Rungkut, Surabaya. Klaster ini muncul setelah dua pekerja berstatus positif Covid-19 meninggal dunia dan hasil rapid test 100 pekerja reaktif atau positif.

Bahkan setelah dites swab, 63 pekerja Sampoerna Kali Rungkut ini dinyatakan positif Covid-19. Sehingga total pekerja sampoerna yang positif Covid-19 menjadi 65 orang jika ditambah dua yang meninggal tersebut.

Setelah muncul klaster Sampoerna, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jatim melakukan rapid test terhadap 246 karyawan pabrik rokok di Kabupaten Tulungagung. Hasilnya, 23 orang dinyatakan reaktif atau positif. Pabrik rokok di Tulungagung ini juga berpotensi menjadi klaster baru.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Ketua Rumpun Tim Tracing Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur dr Kohar Hari Santoso juga menyebut bahwa ada klaster baru penyebaran Covid-19 di Surabaya.

"Di Surabaya ada klaster dari komunitas yang kemudian ada yang tinggal di asrama dan salah satunya ada yang dirawat di rumah sakit. Di komunitas ini akhirnya kita lakukan pemerikasaan rapid test tapi masih nunggu hasilnya," ungkap dr Kohar dalam jumpa pers secara daring Rabu (6/5/2020) malam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.