Rabu, 17 Jun 2026 13:10 WIB

Dikira Penculik, Perempuan Penipu Bocah SD di Surabaya Dikepung Warga

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 06 Mei 2020 17:40 WIB
Saropa (tengah), perempuan penipu bocah SD di Randu Agung, Kenjeran, Surabaya yang sempat dikira penculik
Saropa (tengah), perempuan penipu bocah SD di Randu Agung, Kenjeran, Surabaya yang sempat dikira penculik

jatimnow.com - Dua bocah SD kakak beradik yang sedang bermain di depan Rusunawa Randu Jalan Randu Agung, Kenjeran, Surabaya menjadi korban penipuan seorang perempuan. Setelah menguasai anting emas korban, perempuan itu diamankan warga.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.00 Wib, Selasa (5/5/2020). Pelaku yang saat itu mengendarai motor Yamaha Jupiter bernopol N 3181 YQ menghampiri kedua korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Modus pelaku berpura-pura tanya alamat. Kemudian kedua bocah itu dibonceng dibawa ke tempat yang sepi. Di situ kemudian anting salah satu korban dilepas dan dimasukkan ke saku pelaku," terang Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum melalui Wakapolres Kompol M Faisol Amir, Rabu (6/5/2020).

Setelah berhasil memperdayai korban, pelaku yang teridentifikasi bernama Saropa (31) warga Jalan Kampung Seng No. 58, Surabaya itu langsung kabur. Namun kakak korban yang tersadar kemudian berteriak maling.

Mendengar teriakan itu, warga langsung semburat dan menghentikan laju motor pelaku hingga pelaku diamankan. Awalnya perempuan itu dikira seorang penculik. Tapi setelah ditanya, perempuan itu mengaku telah mengambil anting emas milik korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ini terbilang baru, karena pelakunya perempuan," ungkap Faisol.

Dalam pemeriksaan terungkap, pelaku Saropa tidak hanya sekali ini melakukan aksinya. Ia tercatat pernah menipu anak kecil di kawasan Kenjeran pada awal 2019 dan berhasil kabur.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Ngakunya sudah dua kali ini. Yang dulu dapat anting juga, dua pasang," tambahnya.

Atas terjadinya kasus ini, Faisol mengimbau agar masyarakat di Surabaya khusunya orangtua lebih berhati-hati untuk menjaga anaknya saat bermain di luar rumah. Apalagi masa pademi Virus Corona (Covid-19) saat ini banyak orang gelap mata.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.