Selasa, 16 Jun 2026 18:48 WIB

Wabah Virus Corona

Catat! Pasar di Jatim akan Diberlakukan Sistem Ganjil Genap

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 05 Mei 2020 23:30 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa punya terobosan baru untuk memutar roda perekonomian di pasar di tengah wabah Virus Corona (Covid-19).

Mulai Rabu (6/5/2020) akan diterapkan aturan atau sistem ganjil genap bagi stand di beberapa pasar di Jatim untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah saat live Webinar Zoom dengan 100 pemimpin redaksi (pemred) media yang tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dengan tema 'Membangun Sinergi Hadapi Pandemi' pada Selasa (5/5/2020) malam.

"Mulai besok ada beberapa pasar yang harus dilakukan proses penutupan satu toko. Kemudian lewat satu toko jadi selang-seling (bergantian) gitu," ungkap Gubernur Khofifah.

Ia mencontohkan, misalnya pada hari ini toko yang buka adalah nomor urut satu, tiga dan lima. Kemudian besoknya nomor dua, empat, enam dan seterusnya. Namun Gubernur Khofifah belum menyebutkan pasar di daerah mana saja yang akan diterapkan ganjil-genap tersebut.

"Hari pertama adalah toko ganjil yang buka. Hari kedua toko yang genap. Jadi dibikin ganjil genap. Itu mulai besok beberapa pasar akan diberlakukan," tuturnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat live Webinar Zoom dengan 100 pemimpin redaksi (pemred) media yang tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dengan tema 'Membangun Sinergi Hadapi Pandemi' pada Selasa (5/5/2020) malamGubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat live Webinar Zoom dengan 100 pemimpin redaksi (pemred) media yang tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dengan tema 'Membangun Sinergi Hadapi Pandemi' pada Selasa (5/5/2020) malam

"Kemudian mulai besok ada beberapa pasar yang terpaksa ditutup sementara karena sudah ada yang terkonfirmasi positif Covid-19," tambah Gubernur Khofifah.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini menyebut, akan ada percontohan penerapan pasar seperti di Vietnam yang melakukan jaga jarak stand dan berdagang di pinggir jalan. Tapi rencanan tersebut masih sedang digodok.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Mulai besok juga ada beberapa pasar yang disipakan format seperti di Vietnam. Memindahkan mereka dari pasar di mana mereka sudah punya bedak-bedak, kemudian ke jalan raya, rupanya tidak sesederhana itu," sambungnya.

Meski belum meniru pasar seperti di Vietnam, Gubernur Khofifah mengaku sudah menerapkan format pemindahan pedagang pasar ke lapangan Markas Kodam V Brawijaya.

"Kami sudah menyiapkan format memindahkan di lapangan Makodam V Brawijaya. Juga sekarang sudah dilakukan di Kabupaten Probolinggo dengan menyiapkan pasar terutama untuk akses sayur dan buah," terangnya.

Sedangkan untuk kebutuhan logistik, Pemprov Jatim melalui badan usaha milik daerahnya PT Panca Wira Usaha (PWU) telah membuka Lumbung Pangan Jatim di gedung JX International (Jatim Expo) di Jalan Ahmad Yani, Surabaya.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Kalau logistik kita menyiapkan Lumbung Pangan Jatim. Kebetulan kita punya gedung bahkan sangat representatif di Jatim Expo. Kita menyiapkannya sebelum PSBB (pembatasan sosial bersakala besar) ditetapkan," jelas Gubernur Khofifah.

"Kita ingin memastikan bahwa harga di Lumbung Pangan Jatim. Saya pastikan lebih murah dari harga pasar. Kedua, 20 kilometer radius dari Lumbung Pangan Jatim maka free ongkir. Harapan kami masyarakat membeli dengan cara GoSend. Kalau mereka membeli dengan cara GoSend, maka free ongkir sampai 20 kilometer dan dua hari lalu sudah lebih dari 20 kilometer," jelasnya.

Gubernur Khofifah menambahkan, membeli logistik di Lumbung Pangan Jatim juga bisa dengan cara drive thru.

"Juga bisa free order sehingga yang ambil barang drive thru tidak perlu turun dari mobil," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.