Senin, 15 Jun 2026 07:40 WIB

Sobat Ambyar Dilarang Melayat ke Rumah Duka Didi Kempot di Ngawi

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 05 Mei 2020 17:34 WIB
Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto saat berada di rumah duka Didi Kempot
Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto saat berada di rumah duka Didi Kempot

jatimnow.com - Sobat ambyar seluruh Indonesia bahkan dunia kehilangan sosok Didi Kempot, setelah the godfather of broken heart itu meninggal dunia. Karena masih dalam masa pandemi Covid-19, polisi melarang sobat ambyar melayat.

Larangan melayat itu disampaikan Kapolres Ngawi AKBP Dicky Ario Yustisianto. Dia meminta para sobat ambyar, fans berat Didi Kempot untuk tidak melayat ke rumah duka Didi Kempot di Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Sobat Ambyar memang beberapa kelompok sudah datang ke rumah duka. Tapi kami tidak perbolehkan untuk masuk," ungkap Dicky, Selasa(5/5/2020).

Dia menambahkan, yang boleh masuk ke rumah duka hanya keluarga besar almarhum Didi Kempot. Bahkan prosesi pemakaman hanya disarankan diikuti keluarga besar almarhum.

"Ini adalah keputusan kami. Tidak ada yang boleh masuk karena ke tempat pemakaman juga berjalan kaki," tegasnya.

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

Untuk pelayat yang terlanjur datang, juga diminta untuk tetap menjaga jarak atau physical distancing saat ke pemakaman berlangsung. Juga tetap memakai masker dan mencuci tangan.

Dicky juga memastikan bahwa anggotanya sudah disebar untuk menjaga di lima titik. Di antaranya perbatasan wilayah Ngawi, Exit Tol Ngawi, jalur arteri di Kecamatan Mantingan.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

"Jika nekat tentu akan kami minta balik kanan. Sedapat mungkin sobat ambyar doa bersama di rumah," pintanya.

Walaupun dilarang, saat pemakaman Didi Kempot beberapa sobat ambyar datang. Mereka ikut menangis saat Didi Kempot masuk ke liang lahat.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.