Selasa, 28 Jul 2026 19:32 WIB

Rapid Test Pabrik Rokok di Tulungagung, 23 Karyawan Dinyatakan Positif

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 05 Mei 2020 11:21 WIB
dr Kohar Hari Santoso
dr Kohar Hari Santoso

jatimnow.com - Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur melakukan rapid test terhadap 246 karyawan pabrik rokok di Kabupaten Tulungagung. Hasilnya 23 orang dinyatakan reaktif atau positif.

"Ada 23 orang yang dinyatakan reaktif," ujar Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur dr Kohar Hari Santoso di gedung negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Senin (4/5/2020) malam.

Baca Juga: Petani Tembakau Terhimpit, Gus Lilur Dorong Industri dari Bawah

dr Kohar menerangkan, klaster pabrik rokok di Tulungagung ini diketahui bermula ada seorang karyawan yang berobat. Karyawan tersebut terindikasi Covid-19.

"Hasil tracing di klaster di Tulungagung, ada sebuah perusahaan rokok yang kemudian ada seorang karyawan berobat dan ternyata terindikasi Covid-19," tuturnya.

Kemudian pada Minggu (3/5/2020) dilakukan rapid test terhadap 214 karyawan pabrik rokok tersebut.

"Hasilnya ada 17 reaktif, 5 karyawan dari Kabupaten Kediri, 5 dari Kota Kediri dan 7 dari Kabupaten Tulungagung," tuturnya.

Senin pagi tadi, Gugus Tugas Covid-19 Jatim kembali melakukan rapid test tambahan terhadap 32 karyawan di pabrik rokok tersebut.

Baca Juga: Barong Grup Siap Ubah Nasib Petani Tembakau Lewat Ekspor

"Hasilnya ada 6 reaktif dan seluruhnya dari Tulungagung," katanya sambil menambahkan, karyawan yang reaktif dilakukan isolasi dan ditindaklanjuti tes swab.

"Kita masih menunggu hasilnya," tambahnya.

Karyawan yang reaktif atau positif tersebut ditangani oleh masing-masing dinas kesehatan Kabupaten Kediri, Kota Kediri dan Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga: Ironi Cukai Rp226 Triliun, Gus Lilur Desak Keadilan bagi Pabrik Rokok Rakyat

"Karyawan yang reaktif dari kabupaten dan kota ditindaklanjuti oleh kabupaten dan kota masing-masing," terangnya.

dr Kohar yang juga Direktur Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang ini menerangkan, Gugus Tugas Covid Jatim akan terus melakukan penyisiran terhadap pabrik rokok di Tulungagung. Karena yang dikhawatirkan karyawan tersebut berinteraksi dengan karyawan pabrik rokok di sebelahnya.

"Ternyata perusahaan (karyawan yang reaktif positif) bersebelahan dengan perusahaan orang tuanya dengan jumlah karyawan yang lebih besar. Kita khawatir ada reaksi dari perusahaan ini," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.