Rabu, 17 Jun 2026 09:43 WIB

Wabah Virus Corona

Wali Kota Risma Juga Sempat Minta Pabrik Sampoerna di Surabaya Tutup

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Sabtu, 02 Mei 2020 19:11 WIB
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Eddy Christijanto
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Eddy Christijanto

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dipastikan telah meminta PT HM Sampoerna di Kali Rungkut tutup, menyusul penyebaran Virus Corona atau Covid-19 di pabrik rokok tersebut.

Kasus pertama Covid-19 yang menimpa karyawan di pabrik rokok itu ditemukan tim dari Pemkot Surabaya. Dari itu pemkot juga telah memanggil manajemen Sampoerna dan meminta semua karyawan diisolasi serta dirapid test.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Setelah itu, dari 506 pekerja di Sampoerna, 123 di antaranya dirapid test dan hasilnya reaktif atau positif. Kemudian tes swab dilakukan terhadap 48 pekerja, 30 di antaranya terkonfirmasi positif.

"Setelah kasus pertama Covid-19 terungkap, kami terus berkomunikasi hampir satu minggu dengan Sampoerna sampai akhirnya Sampoerna ketemu Bu Wali pada 26 April. Di sana disampaikan, tolong Sampoerna tutup. Dan seluruh yang positif rapid test segera diisolasi di hotel," ungkap Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Eddy Christijanto saat konferensi pers di Balai Kota Surabaya, Sabtu (2/5/2020).

Baca juga:  

Setelah bertemu dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, keesokan harinya, 27 April pihak Sampoerna sepakat mengisolasi seluruh karyawannya yang positif rapid test di hotel wilayah timur.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Paginya, 28 April kami telepon lagi, 29 April kami hubungi lagi. Akhirnya jam 13.00 Sampoerna melakukan isolasi karyawannya itu di hotel wilayah timur. Dan anggota kami tempatkan di sana. Dan benar 98 orang diisolasi di hotel itu," jelas Eddy.

Tim dari Pemkot Surabaya kemudian melakukan penyemprotan disinfektan di pabrik rokok tersebut. Dan itu dilakukan setiap hari.

"Selain melakukan penyemprotan, kami juga menyebar kasatgas kami sesuai 30 itu yang tersebar di 14 kelurahan. Kami sampaikan ke ketua RT dan RW, jangan sampai keluarga karyawan ini terkucilkan. Kita juga minta kepada Sampoerna untuk membackup isolasi mandiri keluarga karyawannya," sambungnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Bahkan hari ini, lanjut Eddy, Pemkot Surabaya memfasilitasi 30 karyawan Sampoerna yang hasil swab-nya positif Covid-19 itu untuk dimasukkan ke dua rumah sakit.

"Hingga saat ini kami terus melakukan komunikasi dengan Sampoerna," pungkas Eddy.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.