Minggu, 14 Jun 2026 00:34 WIB

Seorang Perawat yang Bertugas di Ponpes Temboro Magetan Positif Corona

Ilustrasi tenaga medis Covid-19 (Foto: Republika)
Ilustrasi tenaga medis Covid-19 (Foto: Republika)

jatimnow.com - Seorang perawat atau tenaga medis yang bertugas di Pondok Pesantren (Ponpes) Temboro, Magetan terkonfirmasi positif Virus Corona atau Covid-19. Perawat berjenis kelamin laki-laki itu menjadi pasien positif Corona ke 46 di kabupaten ini.

"Yang terpapar kali ini yaitu satu tenaga kesehatan yang bertugas di Temboro," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19 Magetan, Saif Muchlissun, Sabtu (2/5/2020).

Baca Juga: Konflik Timur Tengah, Puluhan Perawat dan Bidan Asal Jember Dipastikan Aman

Saif menambahkan, mulai awal pemulangan santri hingga munculnya klaster Temboro, perawat tersebut ditugaskan di Ponpes Al Fatah Temboro.

Setiap hari perawat ini memeriksa kesehatan para santri hingga pengurus dan pengasuh ponpes. Dia juga melakukan rapid test.

"Saat ini perawat tersebut melakukan isolasi secara mandiri di rumahnya di Kecamatan Takeran," ujar Saif.

Dari hasil tracing, perawat tersebut merupakan orang tanpa gejala (OTG). Sesuai ketentuan, OTG yang terkonfirmasi positif Corona boleh melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

Baca Juga: Komitmen Agus Black Hoe: Infrastruktur Berkualitas Dongkrak Ekonomi Magetan

"Saya rasa dia paham bagaimana protokol kesehatan. Tidak boleh bertemu dengan siapapun dan melakukan pola hidup sehat," ungkap pria yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Magetan ini.

Saif menyebut, dengan adanya tenaga kesehatan yang terkonfirmasi positif, gugus tugas akhirnya melakukan rapid test kepada tenaga kesehatan lainnya yang bertugas di Temboro. Juga dilakukan tes swab.

"Nanti kita tunggu saja hasilnya. Semoga tidak ada yang menyusul pasien nomor 46 ini," harapnya.

Baca Juga: Mbok Yem, Pemilik Warung Tertinggi di Indonesia Tutup Usia

Untuk jumlah pasien positif Corona, tercatat menjadi 46 orang. Dari jumlah itu, 9 orang dinyatakan sembuh, 36 dirawat dan 1 orang meninggal dunia.

Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) di Magetan tercatat 209 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) ada 38 orang, dengan rincian 14 dalam pengawasan, 18 selesai pengawasan dan 6 orang meninggal dunia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.