Minggu, 14 Jun 2026 11:13 WIB

Jejak Bandar Narkoba Jaringan Surabaya-Sidoarjo yang Didor Polisi

Telo, bandar narkoba jaringan Surabaya-Sidoarjo yang diringkus Timsus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya
Telo, bandar narkoba jaringan Surabaya-Sidoarjo yang diringkus Timsus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Hermanto Widodo alias Telo, bandar narkoba jaringan Surabaya-Sidoarjo yang diringkus Tim Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, merupakan orang kepercayaan bandar besar yang saat ini mendekam di Lapas Pamekasan, Madura.

Pria 22 tahun asal Desa Sambung Rejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo itu cukup intens mentraksaksikan narkoba. Dari catatan penyidik, Telo bisa transaksi narkoba tiga sampai empat kali dalam satu bulan. Jumlah narkoba yang ditraksaksikan juga cukup besar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Tersangka (Telo) ini hampir setiap pekan melakukan transaksi," terang Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Kamis (30/4/2020).

Baca juga:  Bandar Narkoba dan Pil Koplo Jaringan Surabaya-Sidoarjo Digerebek

Telo diringkus Tim Khusus (Timsus) Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dipimpin AKBP Memo Ardian dan Ka Timsus Iptu Yudhy Triananta Saeful Mamma, di tempat kosnya di Dusun Bringin Wetan, Desa Bringin Bendo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Barang bukti yang disita Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dari tangan Telo, bandar narkoba jaringan Surabaya-SidoarjoBarang bukti yang disita Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dari tangan Telo, bandar narkoba jaringan Surabaya-Sidoarjo

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari tangan Telo, timsus menyita 27 paket sabu dengan total berat 2,1 kilogram; 165 ribu butir pil koplo dan 4,5 gram daun ganja kering siap edar. Lantaran mencoba kabur saat disergap, Telo akhirnya ditembak atau didor kedua kakinya.

Memo menambahkan, ia dan timnya masih berupaya mengidentifikasi pengendali jaringan narkoba yang diikuti Telo. Termasuk menelusuri jejak komunikasinya dengan mengirimkan ponsel Telo ke laboratorium forensik (labfor) jika memang diperlukan.

Alumni AKPOL Tahun 2002 ini meyakini bahwa pengendali tersangka bukan bandar kecil. Sebab barang bukti yang disita dari Telo tidak sedikit. Indikasinya, ada bandar besar yang mengendalikan Telo dan seluruh jaringannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebab dari sederet kasus narkoba yang sudah dibongkar, seorang bandar bisa memiliki lebih dari tiga kurir untuk menjalankan bisnis terlarangnya tersebut.

"Seluruh jaringan dari tersangka ini juga masih kami buru," jelasnya.

Telo merupakan satu dari 23 jaringan narkoba yang diungkap Satresnarkoba Polrestabes Surabaya sepanjang April 2020. Dari 23 kasus itu, ditangkap 31 tersangka, termasuk Telo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.