Selasa, 16 Jun 2026 19:34 WIB

Simpan Dendam Kesumat, Pria di Trenggalek Bunuh Tetangga dalam Hutan

Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Bima Sakti menunjukkan pelaku dan sabit pelaku yang dipakai membunuh tetangganya
Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Bima Sakti menunjukkan pelaku dan sabit pelaku yang dipakai membunuh tetangganya

jatimnow.com - Seorang pria di Trenggalek dijebloskan polisi ke penjara lantaran menganiaya tetangganya hingga tewas. Peristiwa berdarah yang dipicu dendam kesumat itu terjadi di Dusun Glatik, Desa Pakel, Kecamatan Watulimo.

Pria bernama Supriyadi (55) itu ditangkap Tim Satreskrim Polres Trenggalek setelah menganiaya Katiran (49), tetangganya hingga tewas. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 12.30 Wib, Rabu (29/4/2020) di hutan gawang-gawang petak 38 RPH Desa Pekal.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Awalnya kami mendapat laporan penemuan mayat di lokasi. Setelah melaukan identifikasi dan pemeriksaan saksi-saksi, kami mengidentifikasi pelakunya," kata Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Bima Sakti dalam jumpa pers daring, Kamis (30/4/2020).

Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Bima Sakti menjelaskan kronologi kasus pembunuhan yang diungkapnyaKasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Bima Sakti menjelaskan kronologi kasus pembunuhan yang diungkapnya

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Bima menyebut, korban awalnya berpamitan berangkat dari rumah untuk mencari rumput di hutan dengan mengendarai motor Yamaha Jupiter Z bernopol AG 6256 ZG. Sampai di lokasi, korban bertemu pelaku hingga terjadi cek cok mulut.

"Antara pelaku dan korban memiliki permasalahan yang cukup lama meskipun rumahnya hanya berjarak 50 meter. Saat bertemu di hutan korban dianiaya oleh pelaku menggunakan sabit dan mengalami luka di kepala," terang Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Mantan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya ini menambahkan, setelah mengalami luka bacok di kepala, korban diduga kehabisan darah di lokasi hingga meninggal dunia di hutan. Sedangkan motornya dilempar pelaku ke jurang.

"Pelaku dengan sengaja melakukan pembunuhan atau penganiayaan dengan cara membacok korban menggunakan sabit sehingga korban mengalami luka di bagian kepala. Motifnya sakit hati," jelasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.