Rabu, 17 Jun 2026 10:28 WIB

Harga Bawang Bombai di PIOS Turun, Pengusaha Kuliner Kembali Tersenyum

Pedagang bawang bombai di Pasar Induk Osowilangun Surabaya
Pedagang bawang bombai di Pasar Induk Osowilangun Surabaya

jatimnow.com - Harga bawang bombai yang sebelumnya pernah melonjak hingga 10 kali lipat pada Bulan Maret lalu kini telah turun.

Harga bawang yang berdaging tebal itu sebelumnya melonjak hingga Rp 150 ribu per kilogram karena terjadi kelangkaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kini dari pantauan di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS), harga bawang yang biasanya dipakai sebagai bumbu atau bahan masakan tersebut kini berada di kisaran Rp 35 ribu per kilogram.

"Sekarang harganya sudah kembali turun. Harga per kilonya kini hanya Rp 35 ribu," kata salah satu pedagang bumbu di PIOS, Khoiriyah, Sabtu (25/4/2020).

Seorang pengusaha kuliner masakan China di Surabaya, Esti mengatakan kini dirinya tersenyum lega dengan turunnya harga bawang bombai.

Menurutnya, mahalnya bawang bombai sebelumnya jelas menjadi beban bagi para pengusaha kuliner yang masakannya menggunakan bahan bawang bombai.

"Ya senang kalau harga bahan bumbu murah sebab biaya produksi jadi bisa efisien. Sebelumnya bawang bombai Rp 100 ribu lebih, sekarang turun jadi Rp 35 ribu. Sudah berapa selisihnya," kata Esti.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sebagai pengusaha kuliner, Esti mengaku sebelumnya dirinya menyiasati dengan menggunakan bawang prei untuk mengganti bawang bombai saat harganya mahal.

"Untuk menambah rasa kami tambahkan sedikit bawang putih," ungkap Esti.

Dengan turunnya harga bawang bombai kini masakannya kembali menggunakannya agar aroma dan rasa masakan yang diinginkan bisa maksimal.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Memang bisa disiasati dengan menggunakan bawang prei yang dicampur sedikit bawang putih. Namun untuk masakan-masakan tertentu rasanya tetap lebih mantap jika menggunakan bawang bombai," pungkas Esti.

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.