Sabtu, 20 Jun 2026 03:31 WIB

Dor! Tembakan Polisi Lumpuhkan Bandit Pembobol Rumah di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 20 Apr 2020 20:07 WIB
Satu dari dua bandit pembobol rumah dilumpuhkan dengan tembakan oleh Tim Resmob Polrestabes Surabaya
Satu dari dua bandit pembobol rumah dilumpuhkan dengan tembakan oleh Tim Resmob Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Komplotan bandit pembobol rumah diringkus Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dari dua pelaku yang ditangkap, satu di antaranya ditembak kakinya lantaran berusaha kabur saat disergap.

Pelaku yang ditembak bernama Alendrala (39), warga Desa Sempur Kaler, Bogor, Jawa Barat. Sementara temannya bernama Andryan Kaspari (23), warga Desa Wadang, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kedua tersangka ini merupakan target operasi kami. Keduanya kami tangkap di kawasan Bojonegoro setelah teridentifikasi beberapa kali beraksi di Surabaya," jelas Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana, Senin (20/4/2020).

Arief menyebut, dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka tercatat pernah beraksi di Kota Pahlawan sebanyak empat kali. Itu dilakukan pada Tahun 2020 ini. Sasaran mereka kebanyakan adalah perumahan di kawasan Surabaya Timur.

Dua bandit pembobol rumah diringkus Tim Resmob Polrestabes SurabayaDua bandit pembobol rumah diringkus Tim Resmob Polrestabes Surabaya

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pada akhir Januari, kedua tersangka ini tercatat pernah beraksi di sebuah rumah di Jalan Rungkut Harapan Blok II. Dua minggu kemudian mereka beraksi lagi di kawasan Jalan Rungkut Asri Gang 16," beber Alumni AKPOL Tahun 2013 ini.

Setelah beraksi di dua tempat itu, kedua pelaku menghilang hampir sebulan dan tidak terdeteksi beraksi lagi di Surabaya. Setelah dirasa aman, mereka keluar sarang dan kembali beraksi. Rumah di kawasan Semolowaru Elok Blok K dan di Semolowaru Tengah Gang 14 jadi sasaran.

Di dua rumah tersebut, komplotan pencuri ini berhasil menggasak barang-barang berharga milik korban. Di antaranya handphone (HP), jam tangan dan juga mobil Honda Jazz warna putih. Setelah berhasil, hasil curian itu disimpan terlebih dahulu hingga kemudian dijual setelah dipastikan aman.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Saat beraksi, Alen dan Andry selalu menggunakan motor sebagai sarana. Mereka lalu mencari sasaran secara mobile atau keliling. Setelah dapat sasaran, mereka tidak langsung beraksi. Mereka memilih pulang terlebih dahulu dan baru mengeksekusi sasarannya pada keesokan harinya.

"Kedua tersangka ini cukup pintar. Tidak langsung gegabah untuk mencuri. Mereka lebih dulu menggambar situasi, mencari kelengahan korban dan beraksi saat penghuni rumah sedang bepergian atau dalam kondisi rumah sudah sepi. Saat ini, kasusnya masih kami kembangkan, dalami lagi," tandas Arief.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.