Sabtu, 20 Jun 2026 23:11 WIB

Fakta di Balik Penambahan Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Surabaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 20 Apr 2020 16:14 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan sistem tracing (melacak) yang diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kota Pahlawan.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengatakan pihaknya terus melakukan tracing kepada pasien di Kota Pahlawan yang terkonfirmasi Covid-19.

Baca Juga: Isi Pesan Cagub Luluk ke Khofifah usai Kalah di Pilgub Jatim 2024

Saat pasien tersebut diketahui positif, maka saat itulah dinas terkait langsung melacak perjalanan pasien sebelum hingga sesudah dinyatakan terkonfirmasi.

"Ini penting. Misalkan dia bilang dari pasar. Maka kita harus tracing ke seluruh pasar itu," kata Wali Kota Risma saat menggelar konferensi pers di Balai Kota Surabaya, Senin (20/4/2020).

Ia menjelaskan, penambahan angka positif pasien itu, sebenarnya bukan dari cluster baru. Melainkan peningkatan status dari penambahan angka pasien orang dalam pemantauan (ODP), pasien dengan pengawasan (PDP) dan orang tanpa gejala (OTG).

"Seperti kemarin ada orang dalam resiko (ODR) ada yang positif. Itu hasil yang memang sudah kita tracing semua," ungkapnya.

Berdasarkan data Pemkot Surabaya hingga, Sabtu (18/04/2020) jumlah pasien yang mengalami peningkatan status yakni, ODP mengalami peningkatan status menjadi konfirmasi sebanyak 4 orang.

Kedua, pasien PDP mengalami peningkatan status sebanyak 206 pasien. Terakhir, 60 orang pasien OTG mengalami perubahan status terkonfirmasi.

"Sampai dengan tadi malam perpindahannya itu. Artinya, tidak ada sejauh ini yang keluar dari cluster yang kita tracing," ujar Wali Kota Risma.

Wali Kota Risma juga memaparkan hasil monitoring per tanggal 18 April 2020. Yakni, pasien terkonfirmasi sebanyak 270 orang, dengan rincian 102 pasien dirawat inap, 94 rawat jalan, 45 pasien sembuh, dan 29 orang yang meninggal.

Baca Juga: Indonesia Bergabung dengan GAVI, Siap Donasi USD30 Juta

"Berikutnya, untuk pasien PDP berjumlah 703 pasien, dengan rincian 259 rawat jalan, 216 rawat inap, selesai dipantau atau sembuh sebanyak 226 dan 2 pasien meninggal," urainya.

Selanjutnya, kata dia, untuk pasien yang bertatus sebagai ODP, dengan rincian 953 rawat jalan, 110 rawat inap, sembuh 743 dan nol pasien yang meninggal. Sehingga, total ODP sebanyak 1.806 pasien.

Kemudian, untuk pasien OTG dengan total 584 pasien, terdiri dari 224 rawat jalan, 360 sembuh dan nol yang meninggal.

"Terakhir untuk pasien ODR jumlahnya sebanyak 4.270, terdiri dari 3.987 rawat jalan dan 283 sembuh. Kita punya nama alamat yang jelas kita awasi mereka dengan jelas juga," paparnya.

Oleh karena itu, saat beberapa waktu lalu pasar Kapasan dan Pusat Grosir Surabaya (PGS) dilakukan penutupan, sebenarnya terdapat pasien yang terkonfirmasi. Makanya, semua orang yang berada di dua pasar tersebut statusnya ditetapkan sebagai ODP.

Baca Juga: Cagub Jatim Tri Rismaharini Menang Telak di TPS 16 Tempatnya Mencoblos

"Kalau dia sudah ya aman. Tapi kalau dia ada tanda-tanda maka statusnya meningkat dari ODP menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) atau bahkan dia sembuh," jelasnya.

Terlepas dari semua itu, Pemkot Surabaya tidak tinggal diam. Berbagai intervensi terus dilakukan bagi semua pasien yang rawat jalan.

Diantaranya, memberikan permakanan rutin sehari tiga kali, minuman tradisional pokak, telur rebus, serta kebutuhan pribadi seperti alat mandi.

Terlebih, pihaknya sedang menyiapkan hotel khusus untuk isolasi mandiri bagi pasien rawat jalan.

"Kita sedang siapkan untuk itu," pungkas Risma.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.