Rabu, 17 Jun 2026 01:40 WIB

Sempat Raib, Kepsek SMPN 54 Akhirnya Diperiksa Soal Penyadapan UNBK

  • Penulis :
  • | Senin, 07 Mei 2018 21:20 WIB
KE (berjilbab) saat datang ke Gedung Anindita, Mapolrestabes Surabaya.
KE (berjilbab) saat datang ke Gedung Anindita, Mapolrestabes Surabaya.

 

jatimnow.com - Kasus penyadapan soal UNBK (ujian nasional berbasis komputer) SMP di Surabaya, memasuki babak baru. Kepala sekolah (Kepsek) SMP berinisial KE yang diduga sebagai otak penyadapan, akhirnya memenuhi panggilan penyidik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kedatangan KE memang cukup mengejutkan Penyidik Unit Tipidek (tindak pidana ekonomi). Sebab skenario membawa KE sudah disiapkan, menyusul raibnya KE dari rumahnya maupun sekolahnya.

"Benar, saat ini sedang diperiksa intensif oleh penyidik," sebut Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, Senin (7/5/2018).

Dari pantauan jatimnow.com di Mapolrestabes Surabaya, KE masuk ke lantai 4 Gedung Anindita tepat pada saat adzan ashar berkumandang.

Perempuan berjilbab itu tidak sendirian. Dia didampingi anaknya, seorang perempuan serta kuasa hukumnya.

Baca juga: Ini Dua Tersangka Peretas UNBK SMP di Surabaya

Awalnya mereka terlihat santai. Tapi setelah melihat kamera wartawan, mereka mempercepat langkahnya. Bahkan, untuk sampai ke lantai 4, KE dan rombongan memilih lewat tangga manual. KE terlihat membawa dua tas.

Anak laki-lakinya membawa sejumlah berkas. Satu perempuan yang mendampinginya membawa satu tas plastik hitam. Sedangkan sang kuasa hukum, juga membawa sejumlah berkas.

Baca juga: Ini Alat Bukti Peretasan UNBK SMP di Surabaya yang Diteliti Polisi

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tidak ada satu kata pun yang keluar dari mulut KE. Setelah sampai di lantai 4, dirinya menunggu sebentar. Tak lama kemudian, penyidik memintanya masuk ke ruang penyidikan Unit Tipidek.

Sementara itu, Okky Suryatama, kuasa hukum KE mengatakan, kedatangan kliennya itu untuk memenuhi panggilan penyidik.

Baca juga: UNBK SMP di Surabaya Diretas, Wali Kota Risma Lapor Kapolres

Menurutnya, kliennya datang ke Polrestabes Surabaya, setelah menerima surat panggilan kedua. "Ini baru panggilan kedua. Klien kami diperiksa sebagai saksi atas dugaan penyadapan UNBK itu," tuturnya.

Okky menambahkan, agenda pemeriksaan itu sebenarnya pukul 09.00 WIB. Tapi kliennya masih bekerja. Sehingga setelah mengkonfirmasi penyidik, kliennya datang memenuhi panggilan pada pukul 15.00 Wib.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ditanya apakah benar KE kliennya itu merupakan Kepala SMP Negeri 54 Surabaya, Okky membenarkan. Begitu pula apakah KE itu merupakan Keny Erviati, Okky juga membenarkannya.

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Erwin Yohanes

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.