Minggu, 14 Jun 2026 11:27 WIB

Wabah Virus Corona

Khofifah Disapa RAISA di RSUA Surabaya: Ada Keluhan Apa Hari ini Bu?

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat disapa RAISA di RSUA Surabaya
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat disapa RAISA di RSUA Surabaya

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi pada ITS dan Unair yang telah menciptakan RAISA, robot pelayan pasien Virus Corona (Covid-19) di Rumah Sakit Universitas Airlangga (RSUA) Surabaya.

RAISA (Robot Medical Assistant ITS-Unair) ini mampu memberikan pelayanan pada pasien Covid-19 tanpa mengharuskan tenaga kesehatan bertatap langsung dengan pasien.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Gubernur Khofifah bahkan mencoba cara kerja RAISA dengan mengibaratkan dirinya adalah pasien. Robot ini kemudian masuk ke dalam ruangan isolasi dan bertanya kepada pasien.

"Ada keluhan apa hari ini ibu? Obat hari ini bisa diambil di nampan yang ketiga," ucap RAISA kepada Gubernur Khofifah.

Baca juga:  Robot Pelayan Pasien Corona Ciptaan ITS-Unair itu Diberi Nama RAISA

Dalam robot RAISA terdapat layar yang terhubung dengan perawat yang ada di luar ruangan isolasi. Sehingga antara pasien dengan perawat tetap bisa berkomunikasi secara langsung melalui video. Selain itu, ada sistem suara untuk direct communication serta nampan tempat obat atau perangkat medis yang harus diserahkan pada pasien.

Gubernur Khofifah mengatakan bahwa robot ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi tenaga medis yang sehari-hari merawat pasien di rumah sakit rujukan Covid-19, baik yang pasien dalam pengawasan (PDP) maupun positif.

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Menurutnya, dengan robot ini, intensitas perawat untuk berinteraksi langsung dengan pasien Covid-19 akan berkurang, sehingga menurunkan risiko transmisi atau penularan.

"RAISA adalah inovasi hasil kerja bareng antara ITS dan Unair. Ini ikhtiar untuk melakukan efektifitas dan efisiensi kerja dalam pelayanan ke pasien," ungkap Gubernur Khofifah saat meninjau RAISA sekaligus meresmikan operasional 16 ruang ICU baru sebagai ruang isolasi pasien Covid-19 di RSUA, Kamis (16/4/2020).

Sebelum melihat cara kerja RAISA, Gubernur Khofifah mengaku sudah pernah melihat video demo dari robot itu. Menurutnya, robot ini sangat memungkinkan untuk dikembangkan dan difungsikan di rumah sakit lain di Jawa Timur.

"Sekarang sedang saya cocokkan kalau RSU dr Soetomo juga bisa membuat model seperti ini. Saya rasa robot ini juga bisa digunakan di RSUD dr Seotomo, bahkan juga bisa digunakan di RS Saiful Anwar," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Masih kata Gubernur Khofifah, RAISA juga menjadi inspirasi rumah sakit di luar Jatim. Bahwa ada desain robot yang bisa memberikan layanan ke pasien tanpa mengharuskan tenaga kesehatan berkontak langsung dengan pasien.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.